Space Jam: A New Legacy – Sinopsis dan Ulasan Film

245

Space Jam: A New Legacy adalah versi terbaru dari saga Space Jam, film keluarga rilisan tahun 1996 bertema basket yang dulu memertemukan mega bintang legenda basket Michael Jordan dengan karakter-karakter animasi lucu Looney Tunes. Di versi terbarunya, superstar paling terkemuka NBA saat ini LeBron James didapuk sebagai ujung tombak utamanya.

A New Legacy berkisah tentang polemik yang dihadapi LeBron berkenaan dengan salah satu putranya, Dom. Dikarenakan AI-G jahat (Don Cheadle), LeBron dan putranya harus terjebak dalam dunia digital. Satu-satunya cara untuk dapat membawa pulang sang putra dan keluar dari dunia digital adalah dengan membentuk tim tangguh guna memenangkan pertandingan bola basket beresiko tinggi melawan tim juara lapangan digital AI-G.

Seperti sudah disinggung sebelumnya, konflik keluarga dan basket menjadi tema utama dalam Space Jam: A New Legacy, di mana unsur humor dalam film kebanyakan berkaitan dengan permainan basket, budaya fans, dan humor keluarga yang unik bagi komunitas Afrika-Amerika. Titik berat pada hubungan ayah dan anak merupakan tambahan kehangatan di film ini, yang untungnya tidak menipiskan unsur hiburan dan kegilaan yang dulu lekat sebagai unsur Space Jam.

Secara general, hasil arahan Malcolm D. Lee ini menjadikan Space Jam: A New Legacy mampu menghadirkan sesuatu yang baru untuk menebus semua nostalgia yang hilang. Alih-alih karakter animasi 2D memasuki kenyataan, orang-orang dari dunia nyata malah dibawa ke dalam realitas yang sangat digital. Karakter Looney Tunes juga dihidupkan dalam 3D, dan terlihat jauh lebih realistis daripada versi tahun 1996 berkat kemajuan teknologi dan animasi. Penampilan banyak karakter populer IP (seperti Batman, King Kong, Citizen Kane, dan masih banyak lagi)Β  sebagai cameo juga makin membuat nuansa film ini makin semarak.

Baca Juga:  Sinopsis The Matrix Resurrections Ungkap Dunia Digital yang Lebih Kuat dan Lebih Berbahaya

Dunia digital baru adalah putaran unik dan sebagian besar memengaruhi pertandingan bola basket di Space Jam: A New Legacy di mana ia tidak berpegang pada aturan tradisional bola basket dan malah bertindak lebih seperti video game dengan power-up dan poin bonus. Highlight utama di paruh kedua film, pertandingan bola basket video-game adalah bagian terkuat dari film ini dengan visualisasi dan scene-scene yang mencuri perhatian. Kemiripan dengan video game dan efek spesialnya yang menarik menempatkan film di ranah yang sama dengan Ready Player One dan Guns Akimbo, menarik bagi penggemar genre film video-game.

Sebagai ujung tombak utama, LeBron James terasa pas dan terlihat nyaman bermain di sini. Selain menunjukkan performa akting yang lumayan, James juga mampu melakukan penyulihan suara dengan baik. Ia juga lumayan meyakinkan untuk menunjukkan karakteristik sebagai fans berat dari film-film era 1990an dan franchise-franchise lain produksi WB. Pendek kata, film ini sukses memerlihatkan pada banyak orang sisi LeBron James yang tidak sering terlihat, yang menjadikan Space Jam: A New Legacy adalah film fan-service yang menyenangkan bagi para fans NBA khususnya penggemar berat sang superstar.

Secara keseluruhan, Space Jam: A New Legacy adalah film yang menyenangkan dan menggembirakan yang memiliki daya tarik bagi banyak kelompok orang – anak muda, penggemar NBA, pecinta video-game, dan orang-orang yang mengejar nostalgia setelah tumbuh di film asli tahun 1996 untuk beberapa nama. Film ini banyak mengandalkan nama ikonik dari franchise dan melanjutkan warisan yang dimilikinya dengan digital modern. Terlepas dari beberapa humor dan adegan yang menjadi hit dan miss, ini adalah ekstravaganza yang menyenangkan, sangat bersemangat, penuh warna, dan referensial budaya populer masa kini yang memiliki sesuatu untuk ditawarkan pada anak-anak dan orang dewasa yang tumbuh dengan menonton karakter ini.

Baca Juga:  Review film Aum !

Space Jam: A New Legacy dapat disaksikan di bioskop-bioskop tanah air