Serial Jupiter’s Legacy: Sinopsis dan Ulasan

389

Satu lagi serial bertema polemik keluarga adiwira baru saja menyapa audiens. Datang dari platform Netflix, serial Jupiter’s Legacy menjadi start awal dari perwujudan Netflix untuk membawa Millarworld setelah membeli hak cipta kepemilikannya pada tahun 2017.

Berdasarkan seri komik berjudul sama, serial Jupiter’s Legacy adalah saga multi-generasi yang mengikuti eksploitasi beberapa kelompok pahlawan super yang berbeda. Inti dari kisah ini adalah gagasan yang menarik tentang apa artinya menjadi pahlawan, dengan penekanan khusus pada garis samar antara benar dan salah.

Serial Jupiter’s Legacy berfokus pada satu tim adiwira yang sudah berumur – the Union of Justice, yang dipimpin oleh Sheldon Sampson alias The Utopian (Josh Duhamel). Ia mewujudkan semua keunggulan pahlawan idealis, dengan kekuatan Superman-esque dan kode kebenaran yang tidak melibatkan pembunuhan.

Bersama istri yang juga seorang manusia super, Grace (Leslie Bibb), berdiri di sisinya, sementara putranya, Brandon (Andrew Horton) dipersiapkan untuk menjadi Utopia berikutnya. Sebenarnya pasangan ini masih memiliki satu anak lagi yang juga berkekuatan super, Chloe (Elena Kampouris), namun karena kecewa dengan sang ayah, ia lebih memilih hidup mandiri.

Setelah hampir satu abad menjaga umat manusia, tim Union mengharapkan anak-anak mereka maju dan menjadi penerus mereka. Akan tetapi, dengan reputasi yang begitu monumental untuk dilanjutkan, para adiwira muda itu kerepotan untuk terus menjunjung standar dan kode etik orangtua mereka.

Padahal, tren sudah berubah kontras, di mana sekarang para penjahat super yang harus mereka hadapi tidak hanya sekadar berbuat kekacauan namun juga tidak segan-segan untuk membunuh penghalangnya. Tak pelak, Ketegangan mulai meningkat antara dua generasi itu, dan intern kelompok itu sendiri karena ide dan kode etik mereka yang berbeda, terutama ketika menyangkut penjahat super.

Baca Juga:  I’LL BE GONE IN THE DARK Episode Spesial

Kisah season pertama serial Jupiter’s Legacy ini yang utama adalah di sekitar dinamika keluarga Sampson, dengan pelbagai tokoh adiwira dan penjahatnya yang berbeda bermunculan. Katalis drama besar lainnya adalah dampak aksi Brandon yang secara seismik mengubah lanskap kepahlawanan kedepannya. Di samping cerita ini ada kisah kilas balik dengan setting 1929-1932, yang mengupas misteri bagaimana awal mula Sheldon Sampson dan anggota Union of Justice lainnya mendapatkan kekuatan super mereka.

Berbeda dengan banyak serial adiwira lainnya, showrunner Steven S. DeKnight (serial Daredevil) sepertinya lebih menitikberatkan unsur drama di sini ketimbang porsi aksinya. Hal ini menyebabkan meski serial ini tidak lah buruk, mungkin terasa kurang menggigit dibanding serial-serial bertema sama (contohnya sesama rilisan Netflix lain: Umbrella Academy-red) dan juga punya rasa pun karakteristik sedikit berbeda dengan hasil-hasil adaptasi dari karya Mark Millar lainnya yang sudah lebih dulu hadir (Wanted, Kingsman, Kick-Ass).

Sama seperti kebanyakan seri bertema adiwira yang belakangan dirilis, urutan aksi di serial ini juga berunsurkan pertumpahan darah yang intens, dan dikoreografikan dengan baik oleh Philip J. Silvera (yang pernah menangani penataan aksi di serial Daredevil). Salah satu adegan menonjol adalah adegan perkelahian di dalam lemari besi bank dalam kadar oksigen rendah. Namun latar belakang yang digunakan dalam adegan utama, sering mengalihkan perhatian dari tindakan dengan kualitas green screen yang terlalu kentara.

Terlepas dari kekurangannya, twist and turn yang konstan di season satu ini bisa dikata cukup berhasil membuat audiens penasaran untuk terus menyaksikan serial ini hingga episode terakhirnya.  Secara keseluruhan, dari season perdananya ini, Jupiter’s Legacy adalah studi karakter yang menarik ketika menghabiskan waktu di masa sekarang, tetapi terhalang oleh garis waktu kilas balik yang tidak perlu.

Baca Juga:  Serial Trese: Sinopsis dan Ulasan

Mengingat berapa banyak pertunjukan pahlawan super lain yang ada di luar sana, serial yang menjadi ajang perkenalan universe Millarworld ini tidak cukup menonjol. Dengan cerita klise yang sudah sering dilihat sebelumnya, kehadiran Jupiter’s Legacy terasa seperti terlambat beberapa tahun dirilis. Apakah ini akan menjadi loncatan positif bagi dunia Millarworld untuk Netflix masih harus dilihat. Meski demikian, semoga saja serial ini tidak berakhir sampai di sini saja, mengingat cliffhanger yang dihadirkan di pengujung episode finale seasonnya meski tidak sampai level di luar dugaan cukup untuk menjamin tindak lanjut dan tetap menyuguhkan potensi perkembangan kisah yang bisa dibuat lebih menarik lagi.

Serial Jupiter’s Legacy rilis di Netflix di seluruh dunia pada 7 Mei 2021




Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.