Sebuah Serial Slasher, The Final Girl Support Group Sedang dipersiapkan oleh Annapurna

254

Annapurna Pictures dikabarkan telah berhasil memperoleh hak untuk novel horor mendatang karya Grady Hendrix yang berjudul The Final Girl Support Group. Sebuah novel yang memberi penghormatan kepada film-film slasher ikonik seperti Halloween, Friday the 13th, Nightmare at Elm Street dan Texas Chainsaw Massacre. Studio ini berencana untuk mengadaptasi novel horor thriller menjadi sebuah serial dengan Elizabeth Craft dan Sarah Fain (The Vampire Diaries, The Fix) untuk menggarap proyek tersebut.

Novel ini dideskripsikan sebagai sebuah pandangan baru yang segar tentang genre slasher. Kisahnya berpusat di sekitar para wanita yang telah menjalani terapi bersama selama beberapa dekade – sejak salah seorang diserang oleh keluarga kanibal di Texas, atau oleh seorang maniak yang memegang parang di perkemahan musim panas, oleh seorang kakak lelaki yang kembali untuk menyelesaikan masalah pada Halloween, dan juga oleh orang gila yang diduga memasuki mimpi mereka. Mereka adalah para wanita paruh baya yang selamat dari kejahatan kehidupan nyata yang menjadi terinspirasi dari film-film slasher. Beberapa dari mereka adalah pecandu, beberapa dalam kebingungan, dan beberapa telah menjadi pembicara motivasi. Dan sekarang gadis terakhir mati secara misterius, satu per satu.

Uniknya novel The Final Girl Support Group yang ditullis oleh Grady Hendrix sendiri baru akan terbit dan diedarkan pada tanggal 13 Juli 2021. Hendrix terkenal karena menulis banyak novel horor seperti Horrorstör, My Best Friend’s Exorcism, We Sold Our Souls dan Paperback from Hell: The Twister History of ’70s and’ 80s Horror Fiction serta The Southern Book Club’s Guide to Slaying Vampires . Dia juga menulis skenario untuk film horor komedi tahun lalu, Satanic Panic yang dibintangi oleh Rebecca Romijn dan Jerry O’Connell.

Baca Juga:  Trailer Perdana Chaos Walking Membawa Tom Holland & Daisy Ridley Ke Dunia Baru yang Mengerikan

 




Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.