Scott Pilgrim vs the World. Retro Review 10th Anniversary

1082

Scott Pilgrim vs the World tepat tanggal 13 Agustus 2020 genap satu dekade sejak film adaptasi komik karya Brian Lee O’Malley ini dirilis. Dalam rentang 10 tahun, film garapan Edgar Wright ini sudah menjelma menjadi cult klasik bagi para penikmat film.

Hal ini dikarenakan film ini sarat dengan perihal absurd pun ‘ajaib’ yang bakal sulit dimaklumi dari kacamata normal siapapun. Film ini juga dikarenakan loyalitasnya yang tergolong tinggi pada sumber adaptasinya membuatnya menjadi kemasan sebuah film unik yang karena kekhasannya yang teramat kental, sulit dicari padanannya, bahkan hingga sekarang.

Sebagaimana halnya film teen flick remaja pada umumnya, Scott Pilgrim vs the World menyoroti dinamika kehidupan remaja yang kerap diwarnai problematika cinta. Di mana,  jatuh cinta, patah hati, putus cinta, persaingan untuk mendapatkan sang pujaan hati, cinta bertepuk sebelah tangan, maupun penolakan cinta merupakan aspek-aspek yang bisa dikembangkan menjadi  pondasi cerita yang menarik baik dari proses awal mula pendekatan hingga ke suka duka yang dijalani para pelakunya dan juga dampak yang timbul pada lingkungan maupun orang-orang terdekat mereka.

Melalui kisah ini kita akan diperkenalkan dengan tokoh pemuda bernama Scott Pilgrim (Michael Cera). Untuk ukuran seorang pemuda seusianya, kehidupan Scott sangatlah mengagumkan. Pasalnya pemuda kota Toronto ini satu kalipun belum pernah mengalami kesulitan memikat lawan jenisnya meski ia belum memiliki penghasilan tetap, berwajah rata-rata, dan sehari-harinya tinggal menumpang di flat milik sahabat baiknya; Wallace Wells (Kieran Culkin).

Hingga suatu ketika kehidupan pemuda yang berstatus pemetik bass dari kelompok band Sex-Bob-Omp ini berubah drastis kala ia tertarik pada Ramona Flowers (Elizabeth Winstead); gadis cantik berpenampilan unik  yang  kerap muncul dalam mimpinya. Untungnya, cinta Scott tidak bertepuk sebelah tangan karena Ramona memberi respon balik yang positif. Akan tetapi, berawal dari sinilah masalah timbul, karena untuk bisa menjadi pasangan Ramona, Scott harus terlebih dahulu mengalahkan tujuh mantan kekasih sang gadis. Belum lagi Scott sendiri sebenarnya sudah menjalin hubungan dengan penggemar fanatiknya, seorang gadis muda bernama Knives Chau (Ellen Wong) yang sangat memujanya.

Baca Juga:  Olivia Cooke dan Alec Baldwin Bintangi Film Thriller Komedi Berjudul Pixie

Scott Pilgrim vs the World pada hakikatnya adalah sebuah drama romansa remaja. Bedanya, selaras dengan apa yang tertuang di kisah bukunya, karakter-karakter yang ada di dalamnya berisikan individu-individu yang memiliki kekuatan istimewa yang biasanya dapat ditemui pada karakter-karakter superhero.

Tidak hanya itu saja, dikarenakan daya imajinasi liar O’Malley, membuat film ini penuangan kisahnya sangatlah kaya – dengan unsur videogame, anime, rom-com, musikal rock, sitcom, film kung-fu, Bollywood, di mana sang tokoh utama tumbuh semakin kuat seiring pengalaman dan reward yang diterimanya. Dengan formula yang unik dan belum pernah diangkat sebelumnya, materi film ini makin membuatnya istimewa dibanding-film-film drama remaja lain yang ada, meski otomatis sajian filmnya yang ajaib ini tidak secara mudah dapat diterima penonton semua golongan.

Walaupun kemudian dari segi komersialnya memang terbukti tidak meraup raihan yang menggembirakan, melalui Scott Pilgrim vs the World, Edgar Wright punya pencapaian mengagumkan. Dari visual yang sangat gila, dialog-dialog yang jadi populer di kalangan anak muda Amerika, tembang-tembang Sex-Bob-ombs yang ditulis oleh Beck hingga penampilan apik komposisi pemain idaman, selain dua bintang utamanya, Michael Cera dan Mary Elizabeth Winstead, mulai dari Chris Evans (sudah menjadi Johnny “Human Torch” Storm tapi sebelum memainkan Captain America), Brie Larson sebelum menjadi aktris kaliber Oscar dan Captain Marvel, Brandon Routh setelah menjadi Superman, Anna Kendrick, Jason Schwartzman, Aubrey Plaza, Kieran Culkin, Mae Whitman dan aktor komedian Bill Hader sebagai narratornya.

Tidak hanya itu saja, Scott Pilgrim vs the World hingga sekarang diakui sebagai salah satu film adaptasi komik terbaik yang pernah dibuat. Bersanding dengan judul-judul populer lainnya, seperti Watchmen, Snowpiercer, dan film-film superhero Marvel maupun DC.

Baca Juga:  Review Film It Chapter Two

Scott Pilgrim vs the World dapat disaksikan secara streaming di Netflix




Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.