Review Story of Dinda the second chance of happiness

196

Story of Dinda the second chance of happiness, telah tayang pada platform Bioskop Online sejak tanggal 29 Oktober 2021 ini merupakan satu dunia dengan film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini , yang memang merupakan proyek uji coba dan harus disutradarai oleh sutradara perempuan, sehingga akhirnya setelah melalui proses , maka Ginanti Rona disepakati menjadi sutradaranya.

Berikut ini adalah Review Story of Dinda the second chance of happiness.

Namun terlebih dahulu cek trailer berikut ini

Kesan pertama dari trailer film ini di atas , yang mencolok adalah begitu banyaknya warna-warna soft yang menentramkan hati pada segmen pertemuan Dinda dan Pram, sedangkan saat Dinda bersama Kale warna gelap dan kesan terpusat pada diri Kale terlihat sangat kuat.

review story of Dinda

Dari dialog-dialog yang diucapkan, terlihat bahwa Dinda yang pada awalnya merasa Kale adalah jalan keluar dari hubungannya terdahulu bersama Argo yang terlihat pada film Story of Kale  serta dapat membuat dirinya bahagia,  kini merasa dirinya hampa , terpuruk . Dinda merasa Kale menjadi sosok yang mengukung kebebasannya bergerak, berpikir, hingga berpendapat.

Nina-Surya story of Dinda

Perasaan ini hari ke hari pun menjadi semakin kuat, hingga akhirnya ia pun tak mampu lagi menahannya dan menceritakan kepada sahabatnya Nina ( diperankan oleh Cantika Abigail ) dan Surya (diperankan oleh Ryoichi Adityo Hutomo). Sebagai sahabat yang baik, mereka pun mendukung Dinda, dan Dinda diajak untuk bertukar pendapat dengan Pram, yang menurut mereka mengalami pula hal-hal rumit dalam hubungannya bersama isterinya.

Bak gayung bersambut air, ternyata Dinda dan Pram merasa cocok salin bercerita mengenai masalah mereka masing-masing. Saat kegalauan tingkat tinggi menerpa salah satu dari mereka, maka yang lain pun hadir untuk mendengarkan dan memberikan dukungan.

Baca Juga:  Review Film Ghostbusters: Afterlife

Dari sudut pandang Dinda, Pram adalah sosok lelaki yang berbeda dari yang biasa ia temui. Bersama Pram ia merasa nyaman, dapat menjadi dirinya sendiri serta merasa mendapatkan dukungan semangat dan moril hingga akhirnya setelah ia mendapat ajakan sembari lalu dari Pram untuk mulai dari awal lagi. Ia pun memutuskan untuk meninggalkan Kale.

Dari segi alur cerita, ini seolah menjawab pertanyaan para fans Kale yang mempersoalkan alasan Dinda meninggalkan Kale dan meninggalkan Kale patah hati sehingga tak mampu bereaksi saat Awan (diperankan oleh Rachel Amanda) mempertanyakan arti kedekatan hubungan mereka berdua pada film NKCTHI

Baca juga :Fakta Menarik Seputar Novel Dan Film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini NKCTHI

Namun nampaknya penulis M. Irfan Ramly memposisikan alur cerita film ini pada jalur aman. Dinda dan Pram berada pada fase pengenalan , berusaha salin memahami emosi, pikiran dan perasaan saat seorang lelaki dan perempuan ingin menjalin hubungan lebih dari sekadar teman, lebih dari sekadar sahabat.

Ini adalah fase dimana yang terlihat adalah yang bagus-bagus saja dari orang yang ada di hadapannya.

Berada di jalur aman, dan tidak mau mempertegas lebih lanjut mengenai hubungan Dinda dan Pram , maka akhir cerita dari pertanyaan akankah Dinda memperoleh kebahagiaannya diletakkan pada interpretasi  penontonnya.

Demikian review Story of Dinda the second chance of happiness, yang masih bisa ditonton di Bioskop Online

story of Dinda