Little Joe

Review Film EoS 2020 : Dongeng Modern Bunga Misterius dalam “Little Joe”

639
Musik latar yang terdengar misterius membuka adegan “Little Joe“.
Alice (Emily Beecham), Chris (Ben Whishaw), dan rekan-rekannya membahas bunga yang sedang mereka teliti untuk nantinya akan dipamerkan. Ada dua bunga, bunga dengan warna biru dan merah, yang keduanya merupakan hasil eksperimen.
Bunga berwarna merah adalah hasil eksperimen tim Alice dan Chris. Alice memberinya nama Little Joe, seperti nama putranya, Joe (Kit Connor).
Little Joe disebutnya bunga pembawa kebahagiaan. Ia menyebarkan keharuman. Namun, Alice, membuatnya tak bisa melakukan reproduksi secara alami.
Hingga kemudian terjadi sesuatu yang diduga dipicu oleh Little Joe. Bella (Kerry Fox) dari tim.bunga biru mengingatkannya, tapi Alice 1terus menyangkal.
Ada apa dengan Little Joe?
“Little Joe” memberikan kejutan yang menarik. Ia seperti hadiah yang tak disangka-sangka. Ceritanya menarik melebihi ekspektasiku.
Film besutan Jessica Hausner memberikan nuansa suspence dan thriller lewat sosok bunga merah yang nampak rapuh. Misteri dari bunga inilah yang kemudian jadi pusat perhatian di babak kedua film ini.
Lewat musik latar yang misterius, bunga yang nampak rapuh, serta sosok pemeran utama yang berkarakter dingin dan kaku, “Little Joe” pun berhasil menyuguhkan cerita yang mencekam.
Rumah Alice dan laboratorium dua tempat yang paling banyak disorot kamera. Bunga menjadi spotlight yang memicu jalannya cerita, dari saat ia kuncup lalu merekah. Visualnya memikat.
Akting dari Emily Beecham sebagai Alice patut diapresiasi. Karakternya yang awalnya dingin dan berpusat ke pekerjaannya pun kemudian dieksplorasi.
Sayangnya performa akting para pemain di film ini kurang merata sehingga agak memengaruhi kenyamanan menonton.
Sang sutradara juga sepertinya agak menahan diri sehingga kesan horor dari film ini masih agak nanggung.
Terlepas dari kekurangan tersebut, “Little Joe” merupakan suguhan yang menarik. Oh ya film ini juga punya penutup yang anti mainstream.
Skor: 7/10.
Artikel ditulis oleh Dewi Puspasari



Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.