Review Film American Sniper

Review Film American Sniper – Satu Peluru yang Membawa Kisah

2051

Review Film American Sniper

Saat ini, Bradley Cooper merupakan salah satu komoditi terpanas di Hollywood. Bagaimana tidak, dalam dua tahun berturut-turut dirinya sukses masuk dalam jajaran nominasi Oscar untuk Best Performance by an Actor in a Supporting Role lewat perannya sebagai pria pengidap bipolar disorder dalam Silver Linings Playbook (2012), dan seorang agen FBI dalam American Hustle (2013). Menilik beberapa tahun ke depan, sepertinya kebintangan Cooper akan terus menanjak. Dua film yang memuat kata ‘American’ pada judulnya telah masuk ke dalam daftar filmografinya, salah satunya ialah American Sniper.

Sebagian dari Anda tatkala mengetahui bahwa film ini beranjak dari kisah nyata kehidupan seorang penembak jitu kesatuan US Navy SEAL yang paling mematikan dalam sejarah militer Amerika Serikat, bernama Chris Kyle. Diangkat dari autobiografi berjudul American Sniper yang ditulis oleh Kyle sendiri, setelah memperoleh hak adaptasi layar lebarnya, film yang mengusung judul sama ini sedianya akan ditangani oleh sutradara kaliber Oscar, Steven Spielberg, namun dengan berbagai kendala yang dihadapi, posisi tersebut akhirnya jatuh di tangan Clint Eastwood, sekaligus menandai kali pertamanya kerjasama antara Eastwood dan Cooper. Demi memerankan peran ini pula, sang aktor sengaja menaikkan berat badannya sebanyak 18 kg dan memanjangkan jenggot di wajahnya agar terlihat mirip dengan sang tokoh.

Chris Kyle (Cooper) dikirim ke Irak dengan satu misi; untuk melindungi saudara-saudaranya juga menyelamatkan nyawa yang tak terhitung jumlahnya. Namun, ketika berada di medan perang, perdebatan batin terjadi pada dirinya yang membuatnya merasa sebagai seorang pembunuh. Ia dihadapkan dengan situasi di mana seorang bocah laki-laki membawa misil menuju konvoi tentara AS. Kyle merasa dilema antara harus menembak atau membiarkan bocah tersebut, sementara di dalam hatinya ia terbayang-bayang akan sosok anaknya.

Baca juga: Review Film Dumb and Dumber To – Kembali setelah 20 Tahun

Baca Juga:  Michael Pena Gantikan Stanley Tucci dalam Film Terbaru Roland Emmerich, Moonfall