death knot

Review Death Knot , grand feature di Jakarta Film Week

224

Death Knot merupakan film horor perdana karya   Cornelio Sunny   yang telah mendapatkan Special Mention Direction Award dari Jakarta Film Week 2021.

death knot jakarta film week

Film ini diperankan oleh Morgan Oey, Cornelio Sunny, Widika Sidmore, Landung Simatupang, dan Djenar Maesa Ayu, serta diproduseri oleh Ismail Basbeth

Berikut ini adalah sinopsisnya

Diangkat dari kisah mitos bunuh diri musiman di pedesaan Indonesia. Peringatan seorang ibu sebelum kematiannya, gagal menjauhkan anak-anaknya dari keterasingan. Kakak beradik, Hari dan Eka kembali untuk mencari kebenaran reputasi sang ibu.

 

Berikut trailernya

 

Film dibuka dengan suatu adegan yang agak mengganggu, yang seorang Ibu sedang berada pada pose mempersiapkan dirinya menggantung dirinya. Suasana mencekam dan dari mulut sang Ibu (Djenar)  keluarlah peringatan untuk tidak datang kesini.

Namun sayangnya ini justru membuat Hari (Cornelio Sunny ) menjadi penasaran dan seolah terobsesi. ia sebagai anak sulung merasa seolah ada dorongan kuat untuk datang dan merasa sangat tersinggung jika ada orang yang mengusik soalan Ibunya ini . Adapun Eka (Widika Sidmore) sedari awal sudah merasa gerah dan ingin cepat-cepat pulang kembali ke rumahnya , dan hal ini pun didukung oleh pasangannya (Morgan Oey).

Namun timbul banyak halangan yang mencegah mereka kembali pulang ke tempat asal mereka , dan mereka pun akhirnya terpaksa harus mengalami dan menyaksikan sendiri, yang selama ini dirasakan oleh penduduk desa tempat Ibu mereka tinggal selama ini.

Hari pun juga semakin mengetahui sejarah kelam dari keluarganya , yang tetap ia yakini akan mampu ia tangkal karena ia tidak mempercayai hal-hal tersebut. Hari tidak mengetahui , seberapa besar kekuatan yang akan ia hadapi dan bagaimana ia harus berjuang agar tetap dapat mempertahankan akal sehatnya.

Baca Juga:  Pretty Little Liars Season 2 Dipastikan Tayang Tahun Depan

Film ini lebih menekankan pada unsur psikologis yang dibangun perlahan , tanpa banyak usaha keras untuk mempertampilkan pola jump scare yang biasa ditampilkan oleh genre horo pada umumnya.

Bisa dikatakan ini agak riskan, karena penonton harus merasa dilibatkan dalam setiap adegan demi adegan. Bagi yang merasa terlibat, ia akan merasakan sensasi ketakutan yang perlahan-lahan terbangun dan juga perasaan emosional dalam yang terbangun terutama berkat akting Morgan Oey.

Bagi yang tidak merasa terlibat, mungkin akan merasakan ada beberapa plot hole yang tidak masuk akal dan juga mempunyai kekurangan tertentu.

Pada film ini memang terasa ada nuansa magis dan hipnotis yang termuat pada gambar , lagu dan juga hentakan adegan yang diselipkan secara halus.

Secara keseluruhan film ini tidak mengecewakan dan terasa nyaman dilihat , dapat dilihat dalam suasanan santai , serta tidak ada adegan gore berlebih-lebihan ditampilkan disini, sehingga bagi yang tidak menyukai gore pun dapat menontonnya. (cinemags)