Ali & Ratu Ratu Queens

Review Ali & Ratu Ratu Queens

463

Ali & Ratu Ratu Queens telah tayang di Netflix, serta mendapatkan beragam respon. Film ini bertemakan mengenai pencarian keluarga , rumah serta juga proses pendewasaan diri.

Ali & Ratu Ratu Queens bisa jadi menampilkan alur cerita dengan sudut pandang berbeda, namun hal yang menarik dari film ini adalah pada pengembangan dalam sebuah proses sejalan dengan perjalanan waktu seseorang.

Ali  (Iqbaal Ramadhan) sebagai tokoh utama , merupakan pribadi yang selama hidupnya selalu berpegang pada sebuah janji yang diberikan oleh Ibunya , dan saat kecil , sepenggal demi sepenggal ia memahami bahwa telah terjadi keretakan antara Ayah (Ibnu Jamil) dan Ibunya (Marissa Anita), dan ia tertinggal di sebuah rumah bersama Ayah, hingga akhirnya Ayah wafat dan ia perlu mencari seseorang untuk melengkapi rumahnya dan orang itu adalah Ibu.

Keinginannya ini semakin menguat dan membesar saat ia menemukan banyak hal yang ternyata disembunyikan oleh alm Ayahnya, sesuatu yang ingin ia tuntaskan, karena di dalam hati kecilnya ia berpikir Ibunya sedang berupaya mewujudkan janjinya, namun alm Ayah lah yang membuat janji itu tidak terwujud dan menutupi semuanya dari diri Ali. Namun saat ini , inilah waktunya Ali untuk memenuhi dan mengajak Ibunya kembali memenuhi janjinya itu.

Rasa tidak suka hingga keberatan yang diajukan oleh keluarga besar alm Ayahnya pun, tak lagi mampu membendung langkah kakinya, dan akhirnya dengan susah payah ia pun mampun mendapatkan ijin dari saudara alm Ayahnya (Cut Mini Theo)  untuk pergi ke new York, dengan segala janji , akan kembali lagi pulang ke rumah , pulang ke Indonesia dalam jangka waktu tertentu.

Saat Ali menginjakkan kaki di New York pertama kali, ia tetap fokus hendak bertemu dengan Ibunya, berbekal alamat dari surat yang dikirimkan oleh Ibunya beberapa waktu yang lalu. Saat ia menemukan kenyataan Ibunya telah pindah, ia pun tetap optimis dan Ali beruntung dapat bertemu dengan Ratu Ratu Queens, mereka adalah orang-orang yang memiliki impian dan merajut sebuah rumah bersama di New York Amerika. Ratu Ratu Queens merasa terikat dengan Ali, yang membawa kenangan akan Indonesia dan juga kenyataan bahwa mereka sedang membutuhkan uang dan Ali dianggap dapat membantu mereka.

Baca Juga:  Ini dia daftar nominasi FFI 2021

Pada babak ini, Ali pun belajar mempelajari lingkungan baru, masih tetap mengenggam rasa Indonesia , dan berkumpul dengan orang-orang yang berasal dari Indonesia. Ia pun mampu meyakinkan keluarganya di Indonesia, bahwa Ratu Ratu , akan menjaganya hingga ia berjumpa dengan Ibunya.

Proses pengembangan selanjutnya, diceritakan secara mengalir dan mampu meyakinkan penontonnya bahwa waktu dan pertemuan, akan mampu mengubah pikiran, mental dan perasaan seseorang. Ini semua dikemas dengan halus dan dibungkus dengan pemandangan kota yang memberikan kehangatan dan juga janji baru bagi Ali.

Pada akhirnya Ali pun menemukan yang selama ini ia cari, walaupun dalam bentuk baru dan tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Baca juga artikel terkait Ali & Ratu Ratu Queens

Ali & Ratu Ratu Queens,  tayang perdana secara global pada tanggal 17 Juni di Netflix ini disutradarai oleh Lucky Kuswandi dan ditulis oleh Gina S. Noer




Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.