Ad Astra Brad Pitt

review Ad Astra : kolaborasi Brad Pitt dan James Gray mengenai drama misteri keluarga dengan latar luar angkasa

372

Bagi para penggemar film bertemakan ruang angkasa, tentunya sangat menantikan untuk menonton film Ad Astra. Kali ini merupakan kerja sama perdana antara  Brad Pitt dengan sutradara James Gray ( ‘The Lost City of Z’, ‘We Own the Night’ dan ‘The Immigrant’)

James-Gray-Ad-Astra

Dalam proses produksinya, ternyata film  “Ad Astra” membutuhkan waktu yang cukup panjang. Ide untuk membuat film bertema luar angkasa ini muncul dari James Gray dan co-writer Ethan Gross telah berlangsung sekitar 7 tahun silam.

Setelah mengembangkan naskah dari ide tersebut selama satu tahun, film ini mulai diproduksi pada tahun 2017, yaitu pada saat Brad Pitt akhirnya memutuskan untuk membintangi sekaligus memproduseri film ini.

Ad Astra Brad Pitt

Premiere of the film ‘Ad Astra’ at the 76th edition of the Venice Film Festival, Venice, Italy, Thursday, Aug. 29, 2019. (Photo by Joel Ryan)

Ad Astra” menjadi salah satu film yang menantang bagi Brad Pitt, namun ia dapat memerankan karakter Roy McBride dengan sangat baik dan mendapatkan  berbagai pujian dari para kritikus film di ajang Venice Film Festival ke-76 yang digelar bulan Agustus 2019 lampau.

Ad-Astra-Venice

Premiere of the film ‘Ad Astra’ at the 76th edition of the Venice Film Festival, Venice, Italy, Thursday, Aug. 29, 2019. (Photo by Joel Ryan)

 

Dalam film ini, juga ikut serta aktor dan aktris seperti Tommy Lee Jones, Donald Sutherland, Liv Tyler dan Ruth Negga

Kisah dimulai saat Roy McBride  dan timnya mengalami lonjakan listrik yang begitu besar. Peristiwa ini juga menyebabkan kekacauan di Bumi.

Badan intelijen Amerika percaya hal ini disebabkan oleh serangan radioaktif yang terjadi di dekat Neptunus, lokasi dimana pesawat luar angkasa ‘The Lima Project’, sebuah misi luar angkasa yang dipimpin oleh ayah Roy, hilang enam belas tahun silam.

Baca Juga:  Dalam Rangka Menyambut Ad Astra, Inilah Performa Terbaik Brad Pitt

Setelah bertahun-tahun kehilangan sosok ayahnya, kini Roy  Mc Bride harus berhadapan dengan kenyataan bahwa ia harus mencari ayahnya yang mungkin menyimpan misteri di balik semua kekacauan yang terjadi.

Dalam proses pencarian dan perjalanan inilah, penonton dibawa untuk melihat perubahan dan balutan emosi dalam diri Roy Mc Bride , saat misteri yang selama ini menyelubungi ketiadaan kabar dari ayahnya terkuat. Roy Mc Bride juga harus  memutuskan langkah mana yang terbaik untuk dilakukan, demi menyelamatkan manusia .

Bagi yang ingin menyaksikan film ini , dapat menyaksikan akting Brad Pitt yang terlihat mampu dan menguasai setiap perubahan emosi yang harus dilalui oleh karakter Roy McBride. Dalam film ini, karakter yang ia perankan tidak hanya melalui perjalanan yang berbahaya dan penuh ancaman, melainkan harus melawan emosi dan dirinya sendiri.

Akting dalam kesendirian dan tenggelam dalam perubahan emosi karena terkuatnya lapisan misteri inilah yang menjadi inti dari film ini. Tak banyak aktor mampu melakukannya , antara lain Tom Hanks (Cast Away).

Brad Pitt sendiri dalam konferensi persnya menyampaikan perlu melepaskan emosi Roy McBride yang ditulis James Gray dan co-writer Ethan Gross dengan sangat hati-hati dan pada porsi yang tepat. Terlalu banyak ataupun terlalu sedikit, akan mengurangi inti sari alur cerita yang disampaikan , yaitu mengenai pergolakan emosi dan luka bathin seoarang anak yang ditinggalkan oleh ayahnya

Adapun balutan latar ruang angkasa dan misterinya, akan dirasakan kurang bagi para penggemar film bertemakan ruang angkasa , karena tidak memberikan kejutan ataupun alternatif pemikiran secara filosofi seperti pada umumnya film dengan tema serupa. Film ini murni pada intinya adalah mengenai drama keluarga dan reuni antara seorang anak yang ditinggalkan oleh ayahnya yang sangat berdedikasi akan pekerjaannya. begitu berdedikasinya, sehingga batasan antara khayalan dan logika rasional menjadi kabur.

Baca Juga:  Sutradara Snowpiercer akan Membuat Film Monster Okja

Tak dijelaskan secara detil pula, apakah yang dilakukan sang Ayah  berdasarkan hal yang sebenarnya terjadi atau hanyalah halusinasi belaka, karena terlalu lama berada di luar angkasa.

Penonton dibawa pula untuk masuk dalam pemikiran , kondisi awak pesawat luar angkasa selalu dipantau dan harus dalam kondisi prima. Apabila ditemukan ada sesuatu hal yang menyimpang dari sudut psikologi hingga fisik, maka dapat diminta untuk kembali ke bummi untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut.

Perubahan ini dijaga tetap menjadi misteri, yang membuka suatu pertanyaan, akankah ada lanjutan dari film ini? (cinemags/nutylaraswaty)

 




Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.