Prenjak, Film Pendek asal Indonesia Menjadi yang Terbaik di Cannes Film Festival

847

Prenjak

Kabar baik datang untuk perfilman Indonesia. Prenjak, film pendek karya Wregas Bhanuteja berhasil meraih Leica Cine Discovery Prize For Short Film, sebuah penghargaan untuk film pendek terbaik yang tampil di ajang la Semaine de la Critique Festival de Cannes 2016. Prenjak berhasil mengalahkan film pendek internasional lainnya yaitu Arnie, Ascensão, Campo De Viboras, Delusion Is Redemption to Those In Distress, L’Enfance D’Un Chef, Limbo, Oh What A Wonderful Feeling,Le Soldat Vierge, dan Superbia.

Leica Cine Discovery Prize For Short Film merupakan sebuah penghargaan yang diberikan oleh Leica Camera AG dan CW Sonderoptic GmbH selaku sponsor Leica Cine Discovery Prize di Cannes Film Festival 2016. Penghargaan ini diberikan kepada filmmaker muda bertalenta yang berhasil unjuk gigi di ajang ini. Petinggi dari Leica, Dr Andreas Kaufmann memberikan pernyataannya tentang penghargaan ini.

“Mendukung talenta muda di dunia fotografi dan gambar bergerak selalu menjadi hal yang penting bagi kami. Itu mengapa kami sangat merasa spesial atas kerjasama dengan La Semaine de la Critique, yang menjadi bagian dari festival ternama di Cannes.”

Gerhard Baier, Managing Director dari CW Sonderoptic GmbH juga memberikan penyataannya terkait penghargaan ini.

“Kami sangat senang bisa memberikan penghargaan khusus dalam bentuk Leica Cine Discovery Prize sampai film-film yang menggunakan Leica Cine lenses dan menayangkannya di layar Festival de Cannes. Sebagai salah satu bagian La Semaine de la Critique, kami menikmati pertemuan dengan talenta muda dari industri perfilman untuk berbicara dengan mereka secara pribadi”

Penghargaan yang diterima Prenjak ini tentu menjadi pemantik semangat bagi filmmaker Indonesia di kancah Internasional. Setelah di tahun sebelumnya film The Fox Exploits The Tiger’s Might karya Lucky Kuswandi juga berpartisipasi dalam La Semaine de la Critique Cannes Film Festival, ini membuktikan bahwa karya buatan sineas Indonesia juga bisa berprestasi di skala internasional seperti di Cannes Film Festival yang menjadi salah satu festival film terbaik di dunia.

Baca Juga:  Trailer Baru The Book of Boba Fett Mengingatkan Bahwa Ada Bos Baru di Tatooine

Bangga film Indonesia!

Baca juga: Film Pendek Indonesia Terpilih untuk Berkompetisi di Cannes Film Festival 2016