Ghostbusters: Afterlife

Poin Penting yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Ghostbusters: Afterlife

132

Tidak lama lagi, bioskop tanah air akan menayangkan Ghostbusters: Afterlife. Sebagai informasi, film ini merupakan sekuel langsung dari dua film pertama Ghostbusters. Film ini akan sangat sarat referensi pada dua film aslinya, terutama film pertamanya yang dirilis di tahun 1984, yang disutradarai Ivan Reitman. Kali ini, putranya, Jason yang duduk di bangku penyutradaraan. Kisahnya sendiri akan menggulirkan cerita sekitar 30 tahun setelah aksi heroik terakhir Peter Venkman, Ray Stanz, Winston Zeddemore, dan Egon Spengler.

Karenanya, mudah ditebak cara terbaik untuk menyongsong kehadiran Ghostbusters: Afterlife adalah dengan menyaksikan ulang film pertama maupun keduanya. Namun, bagi yang tidak memiliki waktu untuk itu, kami sudah menghimpun pelbagai informasi dan poin-poin penting yang rasanya bisa memastikan Anda siap untuk semua lika-liku besar di Ghostbusters: Afterlife nanti. Berikut ini semua poin penting yang perlu Anda ketahui sebelum Ghostbusters: Afterlife. Baca juga perihal mengenai film dokumenter tentang kepopuleran saga Ghostbusters di sini.

Ghostbusters: Afterlife

Siapa saja para Ghostbusters?

Di New York City tahun 1984, dua ilmuwan—Ray Stanz (diperankan oleh Dan Aykroyd) dan Egon Spengler (diperankan oleh Harold Ramis)—menciptakan teknologi yang memungkinkan mereka menjebak dan menyimpan hantu. Bersama dengan teman dan rekan ilmuwan mereka Peter Venkman (diperankan oleh Bill Murray), ketiganya menggunakan teknologi itu sebagai dasar bisnis yang disebut “Ghostbusters.” Ghostbusters pada dasarnya adalah petugas pemadam kebakaran tetapi bukannya memadamkan api, mereka menangkap hantu. Bisnis berkembang pesat dan grup tersebut menambahkan anggota keempat, Winston Zeddemore (diperankan oleh Ernie Hudson) untuk membantu. Akhirnya, peningkatan aktivitas hantu menyebabkan makhluk seperti Tuhan bernama Gozer tiba di New York berharap untuk mengambil alih dunia. Tapi Ghostbusters mengalahkannya dan sosok makhluk penghancur yang dipilihnya, realisasi besar-besaran dari maskot untuk perusahaan marshmallow bernama Stay Puft. New York City, dan dunia, diselamatkan.

Baca Juga:  JOOX Rayakan Fenomena Musik K-Pop di Indonesia

Ghostbusters: Afterlife

Apakah ada mitologi yang lebih besar dalam saga Ghostbusters?

Di permukaan, Ghostbusters adalah film yang cukup sederhana tentang orang-orang yang menciptakan bisnis di tahun 1980-an dan menyelamatkan dunia. Tapi Ramis dan Aykroyd, yang menulis film dan juga membintanginya, menambahkan beberapa lapisan mitologi tambahan. Terutama, alasan meningkatnya aktivitas hantu adalah karena seorang arsitek bernama Ivo Shandor membangun sebuah kompleks apartemen di New York yang bertindak sebagai konduktor untuk aktivitas supernatural. Shandor berharap karyanya akan membantu menghidupkan kembali Gozer, makhluk kuno dan kuat yang telah ada sejak 6.000 SM. Namun, satu-satunya cara untuk mengembalikan Gozer adalah dengan terlebih dahulu membuat dua manusia melakukan ritual saat dirasuki oleh roh sekutu Gozer yang kuat, Vinz Clortho, sang Keymaster, dan Zuul, sang Penjaga Gerbang. Makhluk jahat yang dikenal sebagai Anjing Teror (pikirkan banteng besar bercampur anjing) tiba di dunia nyata, memburu manusia—dalam hal ini, Dana Barrett (diperankan oleh Sigourney Weaver) dan Louis Tully (diperankan oleh Rick Moranis)—dan merasuki jiwa dari Keymaster dan Gatekeeper kepada mereka. Setelah keduanya melakukan ritual, Gozer dapat kembali, dan itulah yang terjadi.

Ghostbusters: Afterlife

Apa yang terjadi pada Ghostbusters setelahnya?

Setelah mengalahkan Gozer, Ghostbusters menghadapi masa-masa sulit dalam bentuk utang besar yang disebabkan oleh eksploitasi mereka menyelamatkan kota. Mereka berpisah untuk sementara waktu tetapi dipertemukan kembali ketika makhluk jahat lainnya, Vigo the Carpathian, mencoba untuk naik ke tampuk kekuasaan (storyline Ghostbusters 2). Ghostbusters, tentu saja, mengalahkannya juga. Namun, setelah itu, tidak diketahui nasib mereka selanjutnya. Namun, dari apa yang kita ketahui lewat trailer Afterlife adalah bahwa Ray Stanz kembali ke toko buku okultisme yang ia miliki di awal Ghostbusters 2 dan, untuk beberapa alasan, Egon Spengler berada di kota kecil Summerville, Oklahoma. Di kota inilah nantinya para karakter Afterlife muncul dan sebagian besar kisahnya akan berlangsung, juga pertanyaan, “Apa yang terjadi dengan Ghostbusters?” akan terungkap lebih detail.

Baca Juga:  Spesial Interview Cinemags dengan Aldo Swastia & Rahabi Mandra , Film Kadet 1947

Ghostbusters: Afterlife

Saksikan Ghostbusters: Afterlife di bioskop tanah air