Perayaan #Bauhaus100 di Europe on Screen 2019

592

Tahun 2019  di Europe on Screen, festival film internasional terbesar di Indonesia, akan turut merayakan 100 tahun berdirinya Bauhaus.

Bauhaus adalah sebuah sekolah asal Weimar, Jerman yang berpengaruh tinggi di bidang seni dan desain. Sebagai institusi, Bauhaus menyemarakkan prinsip kombinasi dari berbagai bidang seni seperti desain, arsitektur, dan edukasi.

Bauhaus ditemukan di Weimar pada tahun 1919 oleh Walter Gropius, seorang arsitek asal Jerman.

Disinyalir Bauhaus telah berdiri selama 14 tahun. Serta walau banyak menghadapi masalah, Bauhaus tetap mengajar banyak murid, dan menghasilkan seniman legendaris seperti Paul Klee, Wassily Kandinsky, and Johannes Itten. Bauhaus mengajarkan muridnya untuk meliputi berbagai bidang seni untuk keselarasan, termasuk arsitektur.

Walau kehadiran Bauhaus cukup singkat, peranan Bauhaus cukup penting dalam membentuk gerakan seni modern dan terus menginspirasi banyak seniman di seluruh dunia hingga saat ini.

Untuk merayakan 100 tahun berdirinya Bauhaus, Europe on Screen Bersama dengan Goethe-Institut Indonesia di Jakarta menghadirkan dua acara spesial yaitu:

1.    Acara pertama, pemutaran film dokumenter BAUHAUS SPIRIT arahan sutradara Niels Bolbrinker, Thomas Tieslch.

 

Dokumenter ini dibuat khusus untuk memperingati perayaan #Bauhaus100 pemutaran akan dilakukan di beberapa tempat, termasuk Goethe-Institut, Erasmus Huis, Wisma Jerman Surabaya, dan Binus Alam Sutera.

Jadwal
19 April 19:30 Goethe-Institut
21 April 14:45 Erasmus Huis
22 April 19:00 Wisma Jerman Surabaya
24 April 16:00 BINUS Alam Sutera

 

2. Acara spesial lainnya yaitu Bauhaus Video Exhibition, yang merupakan pameran kumpulan arsip potongan dan film pendek. Pameran ini akan berlangsung selama festival Europe on Screen berjalan, yaitu 19-30 April 2019 di Goethe-Institut Jakarta.

 

Berikut disampaikan beberapa penjelasan mengenai Bauhaus:

Bauhaus tidak hanya tentang arsitektur, tetapi juga tentang penggunaan sehari-hari. Bauhaus tidak hanya berpengaruh terhadap arsitektur Jerman saja, tetapi juga terhadap arsitektur di seluruh dunia”.

Ungkap H.E. Peter Schoof, Duta Besar German pada pembuka pameran Bauhaus  di Goethe Institut Indonesa.

 

Bauhaus menjadi bagian yang sangat penting dari sejarah politik abad terakhir dan pengembangan kreativitas, serta tentang bagaimana budaya dapat bergerak dari satu tempat ke tempat lain”.

Kata Dr.Stefan Dreyer, Direktur Goethe Institut Indonesia ketika datang ke pembukaan pameran Bauhaus di Goethe Institut Indoeseia,

 

Akan ada kuis berhadiah menarik dari Europe On Screen untuk pengunjung pameran #Bauhaus100.

Baca Juga:  Christopher Landon akan Arahkan Anthony Mackie dan David Harbour di Film We Have a Ghost

Info & Tata cara kuis bisa didapat dari akun sosial media Europe On Screen.

 

*

Europe on Screen (EoS) adalah festival film internasional terpanjang di Indonesia.

EoS diadakan pertama kali pada tahun 1990 dengan nama “Festival Film Eropa”, diikuti oleh edisi kedua pada tahun 1999, sejak tahun 2003 festival tersebut menjadi acara tahunan dengan nama Europe on Screen .

Festival ini terutama memutar film berkualitas tinggi dari negara-negara Uni Eropa (UE), dan negara-negara Eropa lain yang berpartisipasi dengan perwakilan di Indonesia.

Program ini terdiri dari pemutaran film, dan acara terkait film lainnya seperti lokakarya, diskusi, kompetisi, pameran, pemutaran udara terbuka, dan banyak lainnya. Sebagian besar pemutaran dan acara diadakan di pusat-pusat budaya, dengan dukungan dari lembaga pendidikan, bioskop alternatif dan jenis tempat lainnya.

Jakarta adalah kota jangkar festival, dengan 90% pemutaran dan acara diadakan di kota tersebut. Sisa dari program ini diadakan di berbagai kota di seluruh negeri, seperti Bandung, Medan, Denpasar, Surabaya, Yogyakarta, Bekasi, dan Tangerang. Kota-kota lain seperti Makassar, Banda Aceh, Banjarmasin dan banyak lainnya juga telah berpartisipasi dalam menyelenggarakan festival di masa lalu.

Rata-rata, festival ini menayangkan 80-90 film dan program film dalam setahun, dengan sekitar 200 kali pemutaran film dalam 10 hari festival. Jumlah penonton rata-rata adalah sekitar 20.000 penonton.

Festival ini juga mempertahankan kehadiran aktif di media sosial, dengan akun resmi di Twitter dan Instagram @europeonscreen dan Facebook of Europe on Screen.




Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.