Europe on Screen

Mau nonton apa di EoS 2021?

212

Perhelatan festival  EoS 2021 sudah di depan mata , tanggal 15 September 2021 sebentar lagi.

Sudahkan kamu memilih film-film yang nantinya akan diputar? Festival ini akan menghadirkan sebanyak 54 film terkini: 53 film dari 25 negara di Eropa serta 1 kompilasi film pendek Indonesia pemenang ajang EOS Short Film Pitching Project (SFPP) 2020.

EoS 2021

Bagi kamu yang sudah tidak sabar, ada lima film yang sudah bisa kamu pesan melalui situs festivalscope.com. ,  yang bisa disimak dari penjelasan  Festival Co-Director, Nauval Yazid  berikut ini :

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Europe on Screen (@europeonscreen)

Berikut sinopsis dari kelima film yang sudah dapat dipesan tersebut

1. Fox in a Hole (Austria)

Film ini merupakan karya Arman T Riahi .

Fox in a Hole cinemags

Ketika Fuchs memulai pekerjaan barunya sebagai guru di sekolah penjara, menggantikan Berger seorang guru tua yang konvensional , dia dipaksa untuk menghadapi ketakutan terbesarnya.

 

 

2.Dear Future Children (Germany)

Film ini merupakan karya sutradara Franz Böhm

 

Dear Future Children cinemags

 

Dokumenter ini mengikuti kisah 3 aktivis perempuan muda: Rayen yang berjuang untuk ketidakadilan di Chili, Pepper yang berjuang untuk demokrasi di Hong Kong, dan Hilda yang berjuang untuk perubahan iklim di Uganda. Sebuah film tentang generasi muda, yang dibuat oleh generasi muda.

 

 

3.Should The Wind Drop (France)

Film ini merupakan karya sutradara Nora Martirosyan

SHOULD THE WIND DROP. cinemags

Alain, seorang insinyur dan auditor internasional, tiba di Nagorno Karabakh dengan tujuan menilai kelayakan bandara untuk dibuka kembali. Di sana, ia bertemu dengan seorang anak yang menjalankan bisnis aneh di bandara.

 

4.Rockfield : The Studio on The Farm (United Kingdom)

Film ini karya sutradara Hannah Berryman

Baca Juga:  Trailer Film Preman tampilkan Khiva Iskak berkelahi

ROCKFIELD: THE STUDIO ON THE FARM cinemags

Ward bersaudara mengubah warisan peternakan keluarga mereka menjadi studio musik yang menjadi saksi lahirnya musik-musik legendaris dari Black Sabbath, Oasis, Coldplay, Stone Roses, Robert Plant, Simple Minds, dan puluhan grup musik lainnya.

 

5. Mi Vida  (Netherlands)

Film ini karya sutradara Norbert ter Hall

MI VIDA cinemags

Seorang penata rambut berumur 63 tahun memutuskan untuk pensiun dan menjual salonnya, lalu pergi ke Spanyol dan belajar bahasa baru. Saat ia mulai betah hidup di sana, putrinya yang hamil mendadak muncul, dan meminta ibunya untuk kembali ke kehidupan lamanya.

Tentunya jangan lewatkan film-film lainnya , pantau sosial media EOS untuk jadwal penayangan pastinya(cinemags)