Kolaborasi spesial untuk Raya and the Last Dragon

2038

Menyambut film animasi terbaru Walt Disney Animation Studios yang telah dinanti, “Raya and the Last Dragon”, Disney Indonesia mengumumkan berbagai kolaborasi spesial dengan para talenta terbaik di Indonesia.

Rangkaian kolaborasi spesial ini melibatkan penyanyi, seniman, selebriti, hingga Batik house terbaik untuk membuat ragam karya yang terinspirasi dari kisah dan karakter film tersebut.

Diawali dengan perilisan original soundtrack Disney’s “Raya and the Last Dragon”, para penggemar dapat menikmati berbagai kolaborasi spesial ini mulai dari tanggal 26 Februari 2021. 

Dalam menyambut perilisan Disney’s “Raya and the Last Dragon”, Disney Indonesia menghadirkan berbagai rangkaian kolaborasi spesial yang terdiri dari:

  • Lantunan Suara Emas Penyanyi Terbaik Indonesia, Via Vallen, Niki, dan Raisa, Iringi Kisah Disney’s “Raya and the Last Dragon”
  • Tokoh-tokoh dari Indonesia di balik film Disney’s “Raya and the Last Dragon”, yaitu Griselda Sastrawinata, Luis Logam, Dewa Berata, dan Emiko Susilo
  • Merayakan Kisah Disney’s “Raya and the Last Dragon” lewat Lakon Wayang “Sri Tanjung” oleh Dalang Muda Berbakat Gibran Nicholau
  • Koleksi Batik Limited Edition Disney’s “Raya and the Last Dragon” bersama Iwan Tirta Private Collection

 

Film Disney’s ‘Raya and the Last Dragon’ merupakan sebuah persembahan spesial untuk para penggemar Indonesia. Sebagai film pertama dari Walt Disney Animation Studios dengan latar yang terinspirasi dari kekayaan budaya Asia Tenggara, termasuk Indonesia, kami berharap film ini dapat menjadi sebuah titik awal yang menginspirasi para talenta lokal untuk terus berkarya dan memperkenalkan keindahan budaya Indonesia pada dunia,” ungkap Herry Salim selaku Country Head of The Walt Disney Studios Indonesia.

Kami harap, melalui deretan kolaborasi ini, kami dapat lebih bereksplorasi dalam segi kreatif bersama para talenta lokal untuk menunjukkan keunikan budaya Indonesia melalui karya spesial yang berkualitas serta relevan untuk para penggemar di Indonesia,” tambah Herry Salim.

Tokoh-tokoh dari Indonesia di balik film Disney’s “Raya and the Last Dragon”

Tidak hanya menampilkan latar dan cerita yang terinspirasi dari budaya Asia Tenggara, termasuk Indonesia, produksi film “Raya and the Last Dragon” juga melibatkan sederet talenta berbakat Indonesia.

Baca Juga:  Interview bersama Aksara Dena & Agnes Natasya Tjie (Aum!)

Nama seniman Griselda Sastrawinata mungkin sudah tidak asing lagi bagi para penggemar Disney Indonesia. Setelah sebelumnya bergabung dalam pembuatan film Disney’s “Moana” dan Disney’s “Frozen 2”, Griselda kembali terlibat di dalam film Disney’s “Raya and the Last Dragon” sebagai visual development artist. Kali ini, Griselda berkesempatan untuk membuat adegan pembuka dari film tersebut dengan gaya cerita spesial yang terinspirasi dari Wayang Kulit.

Selain Griselda, ada story artist asal Indonesia bernama Luis Logam. Sebagai story artist, Luis bertugas untuk menerjemahkan cerita menjadi sebuah tampilan visual yang menarik.

Griselda Sastrawinata dan Luis Logam akan menceritakan lebih lanjut tentang karya dan keterlibatan mereka dalam proses pembuatan Disney’s “Raya and the Last Dragon” melalui deretan konten spesial yang akan dirilis bulan Maret mendatang.

Tidak hanya para pembuat film, Disney’s “Raya and the Last Dragon” juga melibatkan konsultan dari Indonesia untuk memastikan cerita dan segala unsur di dalamnya sesuai. Pasangan seniman dan penggiat gamelan Dewa Berata dan Emiko Susilo menjadi bagian dari tim konsultan untuk Disney’s “Raya and the Last Dragon”.

Keduanya bekerja sama dengan tim filmmakers untuk memberikan informasi tentang budaya Indonesia seperti kebiasaan, upacara adat, tari dan musik tradisional, terutama Gamelan. Lantunan Suara Emas Penyanyi Terbaik Indonesia Iringi Kisah Disney’s “Raya and the Last Dragon”

Disney’s “Raya and the Last Dragon” melibatkan tiga penyanyi terbaik tanah air dalam prosesnya. Menuju
perilisan Disney’s “Raya and the Last Dragon”, para penggemar mendapat kejutan berupa sebuah spot
terbaru dari film tersebut yang diiringi lagu penyanyi asal Indonesia, Niki, yang berjudul “Warpaint”.

Selanjutnya, para penggemar dapat menantikan kolaborasi spesial Disney dengan penyanyi Via Vallen,
yang menyanyikan original soundtrack dari film Disney’s “Raya and the Last Dragon” dalam versi bahasa
Indonesia yang berjudul “Kita Bisa”. Diadaptasi dari global soundtrack film Disney’s “Raya and the LastDragon” yang dinyanyikan oleh Jhené Aiko, lagu “Kita Bisa” terinspirasi dari perjalanan Raya dan teman-temannya dalam mempersatukan kembali Kumandra berbekal kerja sama dan kepercayaan pada sesama.

Baca Juga:  Mereka yang terlibat dalam film Paranoia

Lagu “Kita Bisa” dirilis di seluruh digital streaming platform pada 26 Februari 2021. Para penggemar juga dapat menantikan video klip spesial dari lagu “Kita Bisa” yang akan dirilis pada bulan Maret mendatang
eksklusif di kanal YouTube DisneyMusicAsiaVEVO.

Seneng banget bisa jadi bagian dari film yang sangat spesial ini. Gak hanya melodinya yang catchy dan
penuh semangat, lagu ini juga memiliki makna yang dekat dengan masyarakat Indonesia, yaitu tentang
rasa percaya dan persatuan. Saya harap, lagu ini bisa membawa kisah Raya dan teman-temannya lebih
dekat dan dapat dinikmati oleh seluruh penggemar di Indonesia,” jelas Via Vallen.

Selain original soundtrack dalam bahasa Indonesia, Disney’s “Raya and the Last Dragon” juga
menghadirkan lagu original terbaru yang terinspirasi dari kisah dan karakter film tersebut melalui sebuah
kolaborasi spesial persembahan Disney Southeast Asia (SEA).

Lagu yang berjudul “Trust Again” merupakan hasil kolaborasi dari penyanyi-penyanyi di Asia Tenggara. Sebagai penyanyi dari Indonesia, Raisa akan menyumbangkan suaranya sebagai lead vocal dalam lagu ini, ditemani oleh para rapper diantaranya Yonnyboii dari Malaysia, Matthaios dari Filipina, serta Sprite dari Thailand.

Raisa
Merupakan sebuah kebanggaan bagi saya untuk menjadi bagian kolaborasi spesial dari Disney Southeast
Asia. Lagu ini merupakan sebuah karya spesial yang memberikan pengalaman unik untuk saya, karena
dapat berkolaborasi dengan musisi dari beberapa negara dengan latar genre yang berbeda. Sama seperti
nilai dalam film ini, lagu “Trust Again” membuktikan bahwa persatuan dalam perbedaan mampu
menciptakan keharmonisan,” ungkap Raisa.

Lagu “Trust Again” dapat dinikmati di seluruh digital streaming platform mulai 12 Maret 2021.

 

Merayakan Kisah Disney’s “Raya and the Last Dragon” lewat Lakon Wayang “Sri Tanjung” oleh Dalang Muda Berbakat Gibran Nicholau

Tidak hanya berkolaborasi dengan musisi tanah air, Disney Indonesia juga berkolaborasi dengan sosok dalang muda Indonesia berbakat, Gibran Nicholau, untuk menampilkan lakon wayang klasik “Sri Tanjung”.

Wayang merupakan salah satu elemen budaya dari Indonesia yang menginspirasi film Disney’s “Raya and the Last Dragon”.

Film ini dibuka dengan prolog yang disampaikan dengan gaya cerita yang terinspirasi dari Wayang Kulit. Prolog spesial ini dibuat oleh seniman asal Indonesia yang telah menjadi bagian dari Walt Disney Animation Studios, Griselda Sastrawinata.

Baca Juga:  Panduan Event DC FanDome 2021

Seperti karakter Raya yang ingin menyatukan Kumandra, lakon wayang ini juga menghadirkan kisah pendekar perempuan pemberani bernama Sri Tanjung, yang berjuang menyatukan Yawastina, tempat tinggalnya yang terpecah-belah.

Cuplikan lakon “Sri Tanjung” oleh Gibran menjadi pembuka spesial di acara Virtual Press Junket Disney’s “Raya and the Last Dragon” yang diselenggarakan pada 26 Maret 2021.
Versi lengkap dari lakon “Sri Tanjung” tersebut akan dirilis secara eksklusif di bulan Maret.

 

Koleksi Batik Limited Edition Disney’s “Raya and the Last Dragon”

Sebagaimana batik juga merupakan salah satu elemen budaya Indonesia yang sangat ikonik di dalam
Disney’s “Raya and the Last Dragon”, Disney Indonesia juga mempersembahkan kolaborasi spesial bersama Batik House ternama tanah air, Iwan Tirta Private Collection.

Koleksi limited edition ini hadir dalam 3 rancangan busana baju dalam motif kain batik Kawung Gringsing, Nogo Rojo, dan Nogo Poso yang terinspirasi dari keragaman pakaian dan corak yang dikenakan masyarakat Kumandra di film Disney’s “Raya and the Last Dragon”.

Ketiga koleksi limited edition tersebut dibuat secara khusus untuk tiga penggemar spesial Disney, Sandra Dewi, Raisa, dan Chicco Jerikho.

Para penggemar dapat menikmati keindahan karya tersebut dalam video spesial hasil kolaborasi Disney Indonesia, Iwan Tirta Private Collection, dan ketiga selebriti tersebut yang akan dirilis pada bulan Maret mendatang.

 

Disutradarai oleh Don Hall dan Carlos Lopez Estrada bersama Paul Briggs dan John Ripa, serta diproduseri oleh Osnat Shurer dan Peter Del Vecho, Disney’s “Raya and the Last Dragon” dibintangi oleh Kelly Marie Tran sebagai pengisi suara Raya dan Awkwafina sebagai Sisu.

Petualangan seru Raya dan kawan-kawan akan hadir di Indonesia pada tanggal 3 Maret 2021, namun, para penggemar dapat mulai melakukan pembelian tiket Disney’s “Raya and the Last Dragon” mulai 27 Februari 2021 di melalui website, aplikasi, maupun pembelian secara langsung di bioskop-bioskop favorit Anda.

 




Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.