Viu Shorts

Inilah Film Terbaik Karya Pelajar Indonesia Viu Shorts

428

Melalui Viu Shorts!, Viu menumbuhkan minat dan bakat para pelajar sekolah menengah untuk membuat film pendek dengan membanggakan cerita lokal.

Viu Shorts! Season 2 telah ditayangkan di 16 negara, di mana Viu beroperasi, sejak 23 Juli 2020 melalui platform Viu. Pada Viu Shorts!Season 2 kali ini , tema yang diangkat adalah  Mitos Lokal Indonesia, sehingga pilihan film para pelajar yang mengikuti Viu Shorts! Seson 2 dari 16 kota adalah yang dianggap telah berhasil memunculkan berbagai cerita unik dari kampung halamannya.

 

Baca juga : Viu Shorts! Peringati Hari Anak Nasional, Rilis 16 Film Pendek Karya Anak Indonesia

 

Pada hari Jumat, tanggal 4 September 2020 kemarin. Viu telah mengumumkan bahwa  Nur Aini, 17 tahun, sebagai penerima beasiswa dari Viu Shorts! Season 2.  Nur Aini adalah asisten sutradara film pendek Dawuk (Cilacap), yang merupakan salah satu film pendek dalam Viu Shorts! Season 2. Beasiswa ini memperkuat komitmen Viu dalam memberdayakan talenta-talenta kreatif yang akan berperan sangat penting dalam masa depan industri ekonomi kreatif Indonesia.

Adapun Dawuk (Cilacap) adalah Film Terbaik Pilihan Dewan Juri dan Memargi Antar (Klungkung) adalah Film yang Paling Banyak Ditonton secara Global. Para juri menilai Muatan Konten Lokal, Kesegaran Ide, Kualitas Penceritaan, Cinematography dan Kemasan dan Daya Tarik Internasional pada masing-masing film pendek.

Film Dawuk mengangkat cerita tentang Lengger Dempet yang sangat dikenal masyarakat Cilacap. Konon dahulu ada seorang penari yang selalu menggendong anaknya ke mana pun dia menari. Hingga suatu hari anaknya jatuh sakit dan meninggal dunia. Sang ayah yang terpukul lantas membuat boneka kayu dan memahatnya mirip dengan wajah anaknya. Boneka tersebut digendong, lalu dibawa mengamen dari rumah ke rumah.

Baca Juga:  Genera+ion resmi dapat tanggal tayang di bulan Maret 2021

Memargi Antar adalah kisah tentang Putu, gadis Bali yang tidak dipedulikan ayahnya karena sibuk dengan kekasih baru. Demi bertemu ibunya yang sudah lama meninggal, Putu terpikir untuk melanggar ritual Mepandes. Dalam tradisi masyarakat Bali, Mepandes adalah upacara potong gigi untuk menghilangkan sifat-sifat buruk dalam diri manusia.

Dawuk      Klungkung

Para juri dipimpin oleh Ilham Habibie (Presiden dan Pendiri Berkarya! Indonesia), Dewan Juri juga beranggotakan:

1. Judith J Dipodiputro, Direktur Utama Perum Produksi Film Negara (PFN)

2. Josua Puji Mulia Simanjutak, MA(RCA)., MA(MKT)., Staf Ahli Menteri Bidang Inovasi dan Kreativitas, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

3. Syaifullah, SE., M.Ec., Ph.D, Direktur Industri Kreatif Film, Televisi, Dan Animasi, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

4. Ahmad Mahendra, Direktur Perfilman, Musik, dan Media Baru, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

5. Suzen HR. Tobing, S.Sn., M.Hum. Wakil Rektor IV – Bidang Kerja Sama – Institut Kesenian Jakarta

6. Suci Hendrina, Corporate Communication Manager, PT. Paragon Technology and Innovation (Wardah Cosmetics)

7. Agung Sentausa, Ketua Bidang Fasilitasi Pembiayaan Film, Badan Perfilman Indonesia.

8. Dirmawan Hatta, Sutradara dan Ketua Yayasan Tumbuh Sinema Rakyat

9. Myra Suraryo, Senior Vice President Marketing, Viu Indonesia

 

Berikut adalah komentar beberapa juri

 

Ilham Habibie, Ketua Dewan Juri mengatakan, “Kami bangga dengan keberhasilan para talenta muda dari berbagai sudut negeri ini dalam menghasilkan karya-karya hebat melalui Viu Shorts! Season 2 ini. Kami dapat merasakan antusiasme yang luar biasa dalam film-film mereka untuk mengangkat mitos-mitos lokal yang akan disaksikan para pecinta film di berbagai negara. Dan dengan dukungan Viu melalui Viu Shorts! Season 2, kami berharap akan lahir lebih banyak lagi sineas-sineas muda yang akan menumbuhkan ekonomi kreatif di berbagai daerah.”

Baca Juga:  Tayangan Hiburan Seru yang Bisa Dinikmati Secara Gratis di GoPlay

Josua Puji Mulia Simanjutak, MA(RCA)., MA(MKT)., Staf Ahli Menteri Bidang Inovasi dan Kreativitas, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengungkapkan, “16 Film ini layak disebut sebagai kebanggaan Indonesia karena berhasil mengemas mitos-mitos lokal dengan cerita yang memikat. Dengan pencapaian luar biasa ini, kami berkomitmen untuk terus mendukung Viu dan Viu Shorts! agar dapat mengangkat lebih banyak karya hebat anak-anak kita ke panggung internasional.”

Ahmad Mahendra, Direktur Perfilman, Musik, dan Media Baru, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, mengatakan, “Film-film Viu Shorts! adalah medium yang sangat menarik untuk memperkenalkan tradisi-tradisi Indonesia sehingga lebih mudah diakses oleh kaum muda. Kami senang dapat mendukung Viu dalam mendorong talenta-talenta muda berani mengembangkan konten dari mitos-mitos lokal dan mengangkatnya ke panggung dunia. Semoga ke depannya kami bisa dapat terus bersinergi untuk memajukan film-film pendek karya komunitas.”

 

Judith J. Dipodiputro, Direktur Utama Perum Produksi Film Negara (PFN) mengatakan, “Perusahaan Film Negara dan Viu memiliki visi yang sama dalam membina dan meningkatkan kreativitas insan film dan pelaku industri film pemula di Indonesia. Kami berharap, sinergi Viu dan PFN dapat membawa film Indonesia ke panggung dunia, memiliki standar kualitas internasional, dan yang paling penting berdaya saing global. Dan melalui inisiatif Viu Original, salah satunya dengan Viu Shorts!, PFN mendukung Viu sepenuhnya untuk menggali potensi lokal, menumbuhkan minat dan bakat sejak dini, serta mengembangkan pembangunan sumber daya manusia dalam bidang perfilman, dan membawa lebih banyak bakat ke pentas dunia.”

 

Suzen HR. Tobing, S.Sn., M.Hum. Wakil Rektor IV – Bidang Kerja Sama – Institut Kesenian Jakarta, mengungkapkan, “Institut Kesenian Jakarta merasa senang bisa menjadi bagian dari program Viu dalam mendorong talenta-talenta terbaik dari berbagai pelosok Indonesia agar dapat berperan aktif mengangkat budaya dan perekonomian daerahnya melalui industri film. Viu Shorts! adalah kerja besar yang harus didukung oleh banyak pihak, dan sebagai institusi pendidikan yang memiliki peran besar dalam melahirkan tokoh-tokoh besar dalam industri ini, Institut Kesenian Jakarta siap mencetak bintang-bintang baru dari program Viu Shorts! untuk negeri ini.”

Baca Juga:  Tom Hardy akan Bintangi Film Havoc yang diarahkan oleh Sutradara The Raid

 

 




Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.