FILMART Online: Film-film Asia yang jadi Komoditas Hangat

251

Meskipun ada penundaan produksi di seluruh Asia selama pandemi Covid-19, lusinan judul baru dari Hong Kong, Tiongkok, Taiwan, Korea Selatan, dan wilayah lain diluncurkan di Filmart Online. Berikut judul-judul film – film Asia yang jadi komoditas hangat di FILMART Online 2020

 

A Night in Paradise (Korea)

Sutradara yang pernah menghasilkan New World, Park Hoon-jung kembali menyuguhkan kisah epic ganster apik di film terbarunya ini. Diujungtombaki Eom Tae-goo (The Great Battle), Jeon Yeo-been (Secret Zoo) dan Cha Seoung-won (Cheer up, Mr. Lee) film ini rilis perdana di ajang Venice Film Festival. Kisahnya tentang seorang andalan di sebuah geng criminal yang berupaya membersihkan hidupnya demi adiknya yang sakit dan keponakannya. Tapi, saat keduanya tewas dalam sebuah aksi pembunuhan yang sebenarnya ditujukan padanya, ia kemudian menculik bos dari geng lain dan melarikan diri ke Pulau Jeju, tidak menyadari bahwa geng lamanya sudah menelantarkannya. Di pulau ini, ia kemudian berjumpa dengan seorang pria dan keponakannya yang tengah sekarat yang kemudian menampung sang gangster tanpa mengetahui akibat bahaya dari tindakannya itu. A Night in Paradise saat ini sedang dalam tahap pascaproduksi.

 

Flashover (Hong Kong-China)

Saat ini dalam tahap praproduksi untuk target rilis kuartal keempat tahun 2021, drama aksi terbaru Oxyde Pang ini mengikuti sekelompok petugas pemadam kebakaran yang mempertaruhkan nyawa mereka ketika gempa bumi ringan memicu ledakan di pabrik kimia. Du Jiang (The Captain) dan Wang Qianyuan (Saving Mr. Wu) menjadi pemegang pemeran utama filmnya. Film ini merupakan kali kedua Oxyde Pang mengetengahkan film dengan tema bencana kebakaran setelah sebelumnya mengarahkan Out of Inferno pada tahun 2013 bersama saudaranya, Danny Pang.

Baca Juga:  Superman & Lois tayang eksklusif di Warner TV 24 Februari 2021

 

Cursed Lesson (Korea)

Lee Chae-young, Jo Jung-min dan Choi Cheol-ho membintangi film horor garapan sineas Lee Soo-sung ini. Film ini mengetengahkan tema mengenai kelas yoga yang misterius. Model fesyen Hyo-jung terancam kehilangan pekerjaannya akibat kedatangan para model generasi baru yang jauh lebih muda dan modis darinya. Ketika ia mendapat informasi dari teman sekolahnya mengenai sebuah kelas yoga yang bisa membantunya membentuk tubuh sempurna, Hyo-jung memutuskan menjadi pesertanya, bersama tiga rekannya – petinju Mi-yeon yang selalu gagal menjaga kebugarannya, Ji-won yang mengalami kondisi mental tidak stabil, dan Ye-na, bintang film yang sangat terobsesi dengan bentuk tubuhnya. Sementara, polisi mulai menyelidiki kelas tersebut setelah salah satu mantan murid kelas itu melakukan pembunuhan. Film yang diproduksi  Jcustom Group dan The Friday  Pictures ini dalam tahap pascaproduksi.

 

The Labyrinth (Korea)

Chan-hee dari grup K-Pop SF9 dan Park You-na membintangi film horor tentang sekolah berhantu. Hee-min yang baru pindah sekolah berjumpa dan jatuh cinta pada seorang gadis yang ada di sana. Ketika tidak sengaja menemukan buku harian sang gadis, ia memutuskan untuk mengembalikannya dengan menambahkan bingkisan Valentine di kemasannya dan menyelinap ke dalam sekolah pada malam hari sebelumnya. Sementara, sang gadis kembali juga ke sana untuk mencari diarinya tersebut. Kedua orang itu kemudian terjebak di sekolah itu bersama beberapa rekan mereka dan harus menghabiskan malam itu untuk melarikan diri dari arwah jahat yang mengejar mereka. Film ini merupakan hasil adaptasi dari game berjudul Whiteday.

 

Just 1 Day (Hong Kong)

Pembuat film veteran Herman Yau (Shock Wave) memproduksi film debut penyutradaraan penulis skenario dan penulis lirik Erica Li, yang telah menulis skrip untuk film-film seperti Shock Wave, The White Storm 2: Drug Lords dan Men Suddenly In Black. Charlene Choi dan Wong Cho Lam menjadi ujungtombak di  film tentang seniman sketsa perkotaan dengan penyakit parah yang meminta mantan teman sekolah dasarnya untuk menghabiskan satu hari penuh bersamanya, jadi dia memiliki kenangan akan cinta yang besar selama sisa masa singkat kehidupannya. Film ini memadukan karya miniaturis Hong Kong dan pembuat sketsa perkotaan serta melibatkan Christopher Doyle sebagai sinematografer.

Baca Juga:  Berkenalan dengan Para Karakter dan Pemain Vincenzo

 

Devils Stay (Korea)

Film debut penyutradaraan Hyun Moon-seop ini adalah sebuah horor misteri yang dibintangi Park Shin-yang (Man On The Edge), Lee Min-ki (For The Emperor) dan Lee Re (Peninsula). Saat dokter spesialis jantung dan sang istri mengetahui bahwa putri mereka mengalami gejala gangguan supranatural yang aneh, mereka menghubungi seorang pendeta, yang kemudian melakukan ritual eksorsis. Akan tetapi, sang gadis meninggal dalam ritual tersebut, namun pada hari ketiga kematiannya, sang ayah menjadi yakin bahwa jantung putrinya itu masih bekerja. Sudah tentu tidak ada yang percaya kepadanya, termasuk si pendeta, yang mengatakan bahwa roh jahat masih ada di dalam gadis kecil itu

 

Disconnect’d (Hong Kong-China)

Film kedua dari Wong Hing Fan setelah I’m livin’ it, film drama aksi ini menjadi ajang reuninya dengan Aaron Kwok. Film ini juga dibintangi Lam Ka Tung, Megan Lai, dan Simon Yam. Di sini, Kwok berperan sebagai teknisi petugas keamanan cyber yang mengembangkan program AI yang punya potensi melumpuhkan jaringan suatu wilayah. Ia kemudian harus berjuang untuk mempertahankan program itu saat muncul individu yang ingin memanfaatkan teknologi itu untuk tujuan yang salah.

 




Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.