Copenhagen International Documentary Festival

Film You and I Meraih Penghargaan di CPH:DOX Copenhagen International Documentary Festival

174

Film ‘You and I’ bersaing di ajang Next:Wave Award, salah satu kategori di CPH:DOX yang mempunyai fokus untuk memutar karya perdana dari berbagai pembuat film di seluruh dunia. Film ini bersaing dengan 12 film lain dari berbagai negara seperti Venezuela, Serbia, Prancis, Denmark, Belanda, Iran hingga Inggris. Film ‘You and I’ meraih penghargaan di ajang Copenhagen International Documentary Festival atau biasa dikenal CPH:DOX, dalam kategori Next:Wave Award. 

CPH:DOX adalah festival film dokumenter internasional yang didirikan pada 2003 dan diadakan tahunan di Kopenhagen, Denmark. CPH:DOX sejak itu tumbuh menjadi salah satu festival film dokumenter terbesar di Eropa. Penghargaan yang diumumkan pada (1/4) lalu di Denmark, menambah rekor kemenangan You and I di ajang nasional maupun Internasional.

Film yang sudah bisa ditonton di aplikasi Bioskop Online sejak tanggal 9 April ini, menjadi satu – satunya film dari Asia Tenggara yang lolos dan berhasil menjadi pemenang. 

Film ini merupakan debut Fanny Chotimah sebagai sutradara. Fanny merasa bersyukur dan berpendapat bahwa kemenangannya ini adalah hadiah kerja keras bersama dengan tim yang memproduksi filmnya dengan sepenuh hati. 

“CPH:DOX  merupakan festival film dokumenter internasional yang cukup prestisius di Denmark dan Eropa. Film You and I berkompetisi di Next:Wave Award bersama 12 nominasi film dokumenter lainnya dari seluruh dunia. Tentunya merupakan sebuah kehormatan untuk terpilih sekaligus memenangkan penghargaan ini. Karenanya film ini penting untuk juga bisa diapresiasi di dalam negeri”, ungkap Fanny. 

Para juri menilai bahwa Fanny sebagai sutradara berhasil menjahit cerita dengan sangat baik dan mempunyai daya tarik bagi kedua protagonis dalam film, Kaminah dan Kusdalini, dengan menelusuri detail kehidupan sehari-hari sambil merefleksikan tahun-tahun yang mereka habiskan di penjara, karena keterlibatan mereka dalam paduan suara pemuda. Memadukan catatan sejarah dan pengamatan, Fanny membawa penonton ke momen katarsis yang kuat. Kusdalini meninggal, Kaminah mulai menangis, dan sebagai penonton juri merasakan beban tragedi di balik air matanya. Dia berduka atas kematian pasangan hidupnya, rekan-rekannya yang di penjara, dan impian emansipatoris sebuah generasi.

 

Baca Juga:  Trailer Rekap Musim 1 The Witcher Mempersiapkan Penonton Jelang Musim Kedua

‘You and I’ bercerita tentang Kaminah dan Kusdalini, dua sahabat yang dipertemukan di penjara. Kisah film ini akan menunjukkan bagaimana Kaminah dan Kusdalini mengenang kehidupan pahit mereka sebagai mantan tahanan politik pada 1965 lalu dan berusaha tak melupakan sejarah kelam yang pernah mereka lewati. 

Sebelumnya film dokumenter You and I arahan sutradara Fanny Chotimah ini telah berhasil menyabet berbagai penghargaan dari luar dan dalam negeri. Film yang menyorot persahabatan antara Kaminah dan Kusdalini itu berhasil menjadi film dokumenter panjang terbaik Festival Film Indonesia 2020. Film ini juga me memenangkan penghargaan internasional di Asian Perspective Award dari 12th DMZ International Documentary Film Festival dan terpilih mendjadi Official Selection di Asian Vision dari Singapore International Film Festival 2020. 

Melalui film ini, kami berupaya mencatat memori-memori para penyintas, serta bertujuan meningkatan kepedulian untuk para Simbah penyintas ‘65. Kami mengajak anak muda Indonesia menonton dan mendiskusikan film You and I sebagai salah satu usaha dialog antar generasi tentang sejarah kelam bangsa yang terlupakan.”, terang Tazia Teresa D. selaku produser dari You and I dari KawanKawan Media. 

Film You and I dapat diakses melalui aplikasi Bioskop Online, yang dapat diunduh melalui Google Play Store ataupun App Store, dengan harga yang sangat terjangkau sebesar Rp10.000,-. 

Daftar Film di Kategori Next:Wave Award di CPH:DOX 2021 Copenhagen International Documentary Festival)

  1. A story of One’s own – Prancis 
  2. All in – Belgia, Belanda, Prancis 
  3. Cannon Arm and The Arcade Quest – Denmark 
  4. Captains of Zaatari – Mesir 
  5. Dark Blossom – Denmark 
  6. Eastwood – Iran 
  7. Fiasco – Lebanon, Belanda 
  8. Holgut – Belgia 
  9. Reconciliation – Slovenia, Serbia, Montenegro, Kosovo 
  10. So Foul A Sky – Kolombia, Spanyol, UK, Venezuela 
  11. The Soldier – Denmark 
  12. You and I – Indonesia

Daftar Juri Kategori Next:Wave Award di CPH:DOX 2021 Copenhagen International Documentary Festival)

  1. Annabel Brady-Brown – Editor dan Kritikus (Australia) 
  2. Young-woo Kim – Festival Programmer (Korea Selatan) 
  3. Pacho Velez – Sutradara (USA) 

Baca : You and I, merupakan film dokumenter memperkaya ekosistim perfilman di Indonesia

Baca Juga:  Poin Penting yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Ghostbusters: Afterlife



Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.