Film Rilisan Minggu ini yang Sayang Dilewatkan Begitu Saja

252

Tidak terasa kita sudah hampir sampai di akhir pekan lagi, setelah selama minggu ini kita melakukan aktivitas rutin guna kelangsungan hidup. Sementara, kini bioskop-bioskop sudah mulai beroperasi kembali, di platform-platform streaming film-film baru masih tetap dirilis, seperti film installment paling gres dari franchise horor lawas Candyman, film aksi terbaru sineas Jepang kontroversial Sion Sono yang sekaligus menjadi kali kesekian aktor Nicolas Cage menghibur khalayak film di masa pandemi tahun ini, Prisoners of the Ghostland, hingga ke film petualangan mencekam seorang anak yang diculik penyihir dalam Nightbooks. Bioskop yang menayangkan film-film besar yang sempat tertunda penayangannya tentu rasanya akan menjadi pilihan utama para penyuka film, namun bagi masih belum berani pergi ke bioskop dan lebih memilih alternatif hiburan menonton film-film baru di rumah saja, berikut sudah kami pilihkan beberapa sinopsis ringkas dari judul film rilisan Minggu ini yang sayang dilewatkan begitu saja dan layak untuk dijadikan alternatif pilihan menonton Anda.

 

Nightbooks

 

Alex, seorang bocah laki-laki yang gemar menulis kisah-kisah seram diculik oleh seorang penyihir bernama Natacha. Agar tidak dibunuh oleh sang penyihir, Alex menceritakan satu kisah horor setiap malamnya. Hingga suatu ketika, Alex berjumpa dengan pelayan sang penyihir, seorang anak perempuan sesama korban penculikan, bernama Yazmin. Keduanya sepakat bekerjasama untuk bisa meloloskan diri dari apartemen ajaib Natacha yang memiliki beragam bahaya sebelum sang penyihir membinasakan mereka. Diadaptasi dari novel berjudul sama karya J.A. White, film rilisan Minggu ini disutradarai oleh David Yaronevsky dan dibintangi oleh Krysten Ritter sebagai penyihir Natacha. Saksikan film ini di Netflix.

 

Prisoners of the Ghostland

Baca Juga:  Jangan Lewatkan! Film Animasi “NUSSA”

Dengan setting di kota perbatasan berbahaya Samurai Town, seorang perampok bank (Nicolas Cage) dikeluarkan dari penjara oleh panglima perang kaya The Governor (Bill Moseley), yang cucu angkatnya (Sofia Boutella) telah hilang.  Ia lalu menawarkan kebebasan kepada si perampok bank apabila ia mampu menyelamatkan cucu angkatnya itu. Si perampok pun menyetujui tawaran tersebut. Berbekal kostum yang akan hancur di hari ketiga, akhirnya si perampok memulai misinya. Film rilisan Minggu ini merupakan debut Sion Sono mengarahkan film berbahasa Inggris.

 

Detak

Film rilisan minggu ini merupakan versi Director’s Cut dari film drama horor Tarian Lengger Maut, yang disutradarai Anggy Umbara dan dibintangi oleh Refal Hady dan Della Dartyan. dr. Jati (Refal Hady), yang baru bertugas di Desa Pagar Alas, ternyata seorang pembunuh berdarah dingin yang terobsesi dengan jantung manusia. dr. Jati tanpa sengaja bertemu dengan Sukma (Della Dartyan), penari Lengger. Tarian Sukma membuat jantung dr. Jati berdegup kencang. Di saat yang sama, keadaan desa mencekam karena banyak warga yang hilang. Mereka percaya bahwa satu-satunya yang dapat menghentikan petaka itu adalah ritual Tarian Lengger. Sebagai calon penari Lengger, Sukma menjalani ritual demi mendapatkan anugerah Indang yang dipercaya dapat melindungi sang penari Lengger. Film ini bisa disaksikan di Bioskop Online.

 

My Son

Dibintangi oleh James McAvoy dan Claire Foy, film drama thriller ini mengisahkan tentang kedatangan seorang pria setelah ia mendapatkan panggilan telepon dari mantan istrinya yang mengabarkan hilangnya anak mereka dari sebuah kamp pelatihan. Belakangan, menjadi jelas bahwa sang anak menjadi korban penculikan, dan pasangan itu berusaha keras mendapatkan putra mereka kembali. Film rilisan minggu ini arahan Christian Carion ini merupakan remake dari film Prancis berjudul sama yang dirilis pada tahun 2017.

Baca Juga:  Promo Perdana Shazam! Fury of the Gods Mengungkap Penjahat dan Aksi yang Lebih Besar

 

Candyman

Satu dekade setelah menara Cabrini terakhir diruntuhkan, Anthony (Yahya Abdul-Mateen II) dan rekannya pindah ke sebuah loteng di Cabrini yang sekarang telah di-gentrifikasi. Berawal ketika Anthony bertemu dengan penghuni lama di daerah Cabrini, ia mendapati informasi tentang legenda urban Candyman yang sempat meneror lingkungan tersebut lebih dari satu dekade lalu. Anthony yang saat itu sedang berusaha mempertahankan ketenarannya sebagai seorang pelukis justru menggunakan cerita tersebut sebagai inspirasi. Alhasil, karena tindakannya tersebut, konsekuensi mengerikan yang tidak pernah mereka bayangkan harus mereka hadapi. Film rilisan minggu ini merupakan upaya penyegaran franchise horor lawas berjudul sama.