Film Hustlers dari Jennifer Lopez Dilarang Tayang di Malaysia

985

Film bertema penari telanjang yang dibintangi oleh Jennifer Lopez, Hustlers, tidak akan terlihat di Malaysia. Film itu diperkirakan akan dibuka Kamis lalu, tetapi dewan sensor negara itu mengatakan film itu “tidak cocok untuk ditonton publik” dan telah melarangnya. Ini adalah sebuah hal yang umum di Malaysia, yang juga melarang 50 Shades of Grey di tahun 2015, Rocketman, dan bahkan remake live-action Beauty and the Beast pada tahun 2017. Hustlers telah menjadi film hit di Amerika Utara dan ini tentu akan menjadi pukulan kecil bagi pendapatan box office internasionalnya.

Badan sensor Malaysia tidak menyukai fakta bahwa Hustlers menampilkan adegan telanjang, tarian erotis, dan penggunaan narkoba. Film, yang juga dibintangi oleh Constance Wu, Lili Reinhart, Keke Palmer, Julia Stiles, Cardi B, dan Lizzo didasarkan pada peristiwa kehidupan nyata. Dengan keputusan tersebut, film ini pasti tidak akan rilis di bioskop Malaysia.

Bahkan distributor film, Square Box Pictures telah mengungkap permintaan maaf karena larangan penayangan di Malaysia tersebut.

View this post on Instagram

OFFICIAL ANNOUNCEMENT We regret to inform you that Hustlers movie release has been cancelled as it has been banned in Malaysia. We deeply apologize for the inconveniences caused to our beloved followers, fans of the movie, medias and partners. A special shout-out to @presenceparis @reebokmalaysia @benefitmalaysia @flyproject.co @thenictionary @acutabovegroup @restylemy @tgvpictures and other medias involved. We certainly appreciate all the love and support from our fans and movie lovers for this title; yet it’s our loss that we are unable to carry on. Our sincere apologies that we have let you down. Nevertheless, we hope to bring you more exciting movies in the near future with your continuous support. Thank you 🙏🏻

A post shared by Square Box Pictures (@squareboxpicturesmy) on

Ditulis dan disutradarai oleh Lorene Scafaria (Seeking a Friend for the End of the World, The Meddler, Nick and Norah’s Infinite Playlist), film ini mengambil setting New York City di tengah krisis keuangan dan mengeksplorasi mata pencaharian para penari yang mengandalkan klien Wall Street mereka.

Film ini terinspirasi oleh artikel “The Hustlers at Scores” yang ditulis oleh Jessica Pressler untuk New York Magazine. Kisah ini adalah kisah kejadian nyata yang berpusat pada kru mantan karyawan klub striptease yang mengincar klien-klien dari Wall Street.

Baca Juga:  John Boyega Konfirmasi Judul Resmi Pacific Rim 2



Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.