Film Enola Holmes: Sinopsis dan Ulasan

856

Sebelum menuju film Enola Holmes, perlu diinformasikan bahwa Sherlock Holmes bukanlah nama yang asing bagi penggemar kisah detektif dan misteri, baik dalam bentuk bacaan maupun tontonan. Sudah banyak hasil adaptasi dari tokoh rekaan Sir Arthur Conan Doyle ini. Dan, seperti halnya menimpa banyak tokoh rekaan ikonik lainnya, ada  banyak macam interpretasinya, yang bahkan tidak berfokus pada tokoh Sherlock. Salah satunya adalah seri Enola Holmes, karya Nancy Springer.

Dalam versi Springer, Holmes memiliki adik perempuan bernama Enola yang juga seorang detektif hebat dengan kepandaian dan kemampuan deduksi setara dirinya. Sepak terjang Enola dapat ditelusuri dalam seri novel The Enola Holmes Mysteries yang saat ini sudah mencapai enam judul.

Di tahun 2020, di bawah bendera Netflix, Enola Holmes memulai debutnya di format tontonan film durasi panjang. Dengan mengangkat materi buku jilid pertamanya, The Case of Missing Marquess, film ini disutradarai oleh Harry Bradbeer dan mendaulat aktris yang Millie Bobby Brown sebagai pemegang karakter sentralnya, didukung oleh Henry Cavill sebagai Sherlock Holmes, Sam Claflin sebagai Mycroft serta Helena Bonham-Carter sebagai Eudoria Holmes.

Dengan setting Inggris 1900an, Enola dibesarkan oleh sang ibu, Eudoria, di rumah keluarga Holmes di kawasan kota kecil, sementara dua saudara laki-lakinya Sherlock dan Mycroft tinggal di London. Setiap harinya Enola menjalani pelbagai latihan olahraga, beladiri, permainan strategi, dan segala hal yang notabene tidak lazim dilakukan kaum wanita pada masa itu.

Hingga bertepatan dengan hari ulangtahunnya yang ke-16, Eudoria tiba-tiba hilang tanpa jejak. Hal ini menyebabkan kehidupan Enola berubah drastis. Apalagi, sang kakak Mycroft yang sekarang menjadi walinya berusaha menjadikan adiknya seperti wanita biasa pada umumnya. Menentang keras tindakan itu, Enola kemudian kabur, sambil bertujuan menemukan sang ibu. Dalam proses pelariannya itu, ia berjumpa dengan Lord Tewskbury (Louis Partridge) yang menjadi awal keterlibatan sang gadis pada kasus pertama yang ia hadapi.

Baca Juga:  George Clooney Berusaha Menyelamatkan Umat Manusia di Trailer The Midnight Sky

Plot yang dikedepankan dalam film sepak terjang perdana Enola Holmes ini bisa dibilang sangat sederhana. Aspek paling menarik  dalam film ini bukanlah menyaksikan bagaimana cara sang protagonis memecahkan kasusnya, namun lebih bagaimana pengungkapan dinamika karakter utamanya. Dan, untuk hal ini Millie Bobby Brown dapat mengantisipasi hal itu dengan sangat baik. Performanya di sini sukses membuat audiens mudah menerima sosoknya sebagai Enola Holmes.

Sebagai sebuah film aksi petualangan yang berfokus pada kisah seorang detektif remaja, Enola Holmes dari sisi storyline lumayan menghibur.Film ini memiliki  segala aspek yang  diperlukan. Ada adegan perkelahian  dan aksi di kendaraan bergerak, pertarungan jarak dekat dengan sosok antagonis, dan tentunya proses investigasi mencari petunjuk memecahkan misteri. Namun, dibandingkan dengan film-film dengan genre serupa, kadar aksi dan proses pemecahan kasusnya terbilang lunak.

Film ini juga punya daya tarik lain yang mungkin bisa menjadi poin kelebihan namun juga poin kekurangannya, yakni gaya penceritaan unik breaking the fourth wall ala Dora the Explorer maupun Deadpool yang bisa membuat audiens merasa Enola sebagai sosok yang makin adorable atau juga annoying.

Dari jajaran pemainnya, selain penampilan Brown sebagai Enola, rata-rata pemain lainnya juga menyuguhkan performa yang baik. Hanya sedikit catatan, penggambaran karakter ikonik Sherlock Holmes di sini agak berbeda dengan interpretasi-interpretasi Sherlock sebelumnya, dan sialnya menurut pendapat penulis, hal ini agak menjadikan performa Cavill di sini menjadi kurang menggigit, meski sebenarnya dari segi tampilan dan karismanya, sudah pas. Hal ini juga makin terasa, dengan kurangnya adegan yang diberikan pada sang aktor untuk bisa meninggalkan impresi kuat.

Kembali ke perihal filmnya, meski jauh untuk dikatakan buruk, Enola Holmes rasanya tidak akan menjadi film yang bakal masuk jajaran sebagai deretan film detektif terbaik. Namun, film ini bisa menjadi ajang perkenalan yang pas bagi kalangan audiens muda, terutama kaum hawa yang tertarik pada film-film bertemakan detektif. Sementara, sebagai babak pembuka franchise baru, film ini juga tergolong lumayan dan punya kans potensial bagi sang bintang Millie Bobby Brown  — untuk mengeksplorasi penuh talentanya, mengingat masih ada lima kisah buku Enola Holmes lagi yang dapat diharapkan akan difilmkan lagi di masa mendatang.

Baca Juga:  Karya Indonesia Raih 14 Penghargaan Asia melalui platform VIU

 

Enola Holmes bisa disaksikan secara streaming mulai 23 September di Netflix

 




Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.