Fakta-Fakta Seputar Fenomena Kemunculan “Venom Symbiote”

1446

Beberapa waktu lalu, dunia maya dihebohkan dengan ditemukannya organisme misterius oleh pemilik akun Twitter @sunnyarkade. Dalam video unggahannya yang berdurasi 14 detik, diperlihatkan zat berwarna hitam yang nampak hidup. Tidak heran kalau warganet langsung mengaitkannya dengan Venom Symbiote, salah satu organisme populer dalam semesta Marvel. Tapi, makhluk apakah itu sebenarnya? Let’s figure it out, shall we?

Pneumanatic Singila Symbiotic Group


Diskusi mengenai identitas “Venom Symbiote” berlangsung memanas. User bernama @masteracestick berkata bahwa organisme itu ialah “pneumanatic singila symbiotic group” yang sangat jarang ditemukan. Ia menambahkan bahwa meski ukurannya berlainan, kadang mereka bergabung jadi makhluk yang lebih besar. Tapi ternyata, spesies yang ia sebutkan tidak ada di dunia nyata alias HOAX!

Identitas Asli: Lineus Longissimus


Beberapa warganet akhirnya berhasil mengungkap identitas sebenarnya dari organisme yang dimaksud, yakni lineus longissimus alias bootlace worm. Varian dari spesies cacing pita ini hidup di perairan bersuhu dingin. Mereka biasa ditemukan di pesisir barat Swedia, pesisir Norwegia, dan Britania Raya.

Makhluk Terpanjang di Dunia


Walau hanya organisme sederhana, bootlace worm memegang rekor sebagai makhluk terpanjang di dunia! Di tahun 1864, ditemukan spesimen yang panjangnya mencapai 55 meter di wilayah St Andrews, Skotlandia. Sebagai perbandingan, paus biru yang merupakan binatang terbesar di dunia hanya memiliki panjang tubuh sekitar 30 meter.

Memiliki Racun yang Sangat Berbahaya
Melalui video unggahan @sunnyarkade, terlihat kalau “Venom Symbiote” memiliki warna hitam. Itu adalah lendir yang dikeluarkan bootlace worm ketika merasa terancam, mengandung racun nemertidae alpha-1 yang sangat berbahaya! Setidaknya bagi krustasea atau kecoak sehingga para ilmuwan mempertimbangkan untuk menjadikannya insektisida alami, dan tidak berbahaya bagi mamalia atau manusia. Tapi dipastikan kalau Anda tidak akan mau menyentuhnya karena selain menjijikan, baunya juga cukup tajam.

Baca Juga:  Cursed, Serial Anyar Netflix yang Mengangkat Legenda King Arthur

Organisme Lain Mirip Venom Symbiote


Dalam Marvel universe, Venom Symbiote dikenal menjalin simbiosis dengan inangnya dalam bentuk (salah satunya) kostum yang memberikan perlindungan. Ternyata, ada organisme lain di dunia komik yang memiliki kemampuan serupa yakni Necroplasm, parasit yang berasal dari neraka. Salah satunya adalah K7-Leetha, yang bergabung dengan Al Simmons dan menjadi sosok antihero Spawn. Selain melindungi, K7-Leetha juga memberi beragam kemampuan super pada inangnya.

Venom Pernah Membunuh Inangnya


Venom Symbiote dikenal sangat protektif terhadap host-nya. Namun, pada satu kesempatan, sang symbiote pernah membunuh inangnya dengan sengaja yakni Angelo Fortunato. Ia mendapat simbion itu dari ayahnya, Don Fortunato, yang membelinya dari Eddie Brock. Angelo memakainya melakukan tindak kejahatan, tapi melarikan diri saat Spider-Man muncul menghentikannya. Karena dianggap pengecut, Venom Symbiote melepaskan diri ketika inangnya berada di udara, dan Angelo tewas secara mengenaskan.

Sukses dengan film pertamanya di tahun 2018, Sony tengah menyiapkan sequel-nya yakni Venom 2. Andy Serkis kembali dipercaya menyutradarai film tersebut, dengan Tom Hardy yang mengulang perannya sebagai Eddie Brock aka Venom. Kali ini sang antihero berhadapan dengan pemilik symbiote lain yakni Cletus Kasady alias Carnage. Ia diperankan oleh Woody Harrelson, seperti yang diperlihatkan dalam mid-credit scene film Venom.




Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.