counterpart

Counterpart , review serial di Mola TV

1851

Bagi kamu yang menyukai film bergenre science fiction thriller, pastinya tak akan melewatkan serial Counterpart yang tayang di Mola TV. Serial ini secara total terdiri atas dua puluh episode dengan dua kali musim penayangan. 

Serial ini dibuat oleh Justin Marks untuk jaringan televisi Starz dan produser eksekutif Jordan Horowitz , dibintangi oleh J.K. Simmons, Olivia Williams, Harry Lloyd, Ulrich Thomsen, Nazani Boniadi, dan Nicholas Pinnock.  

Prestasi yang diperoleh pada serial ini adalah mendapatkan penghargaan di gelaran Primetime Emmy Award 2018. Kategori yang dimenangkan adalah Outstanding Main Title Design. 

counterpart

Adapun di SXSW Film Festival, Counterpart menjadi pemenang SXSW Film Design Award 2018 untuk kategori Excellence in Title Design.

Lokasi syuting serial  ini adalah di Berlin, hingga akhir musim keduanya serial ini  diterima dengan baik oleh para kritikus, serta mendapatkan 100% di Rotten Tomatoes hingga saat ini

 

Dunia paralel selalu menarik untuk menjadi tema cerita, kali ini serial Counterpart menceritakan tema ini dengan awal alur cerita mengenai pembunuhan dan bagaimana strategi untuk meloloskan diri dari lokasi kejahatan. Dimulai dengan kejutan awal ini, penonton memang dipersiapkan untuk bersiap menerima lebih banyak lagi kejutan demi kejutan serta twist yang menghibur.

Pertama kalinya pula dunia paralel telah sedari awal diperkenalkan keberadaannya kepada penonton, saat Howard Silk (diperankan oleh JK Simmons) bertemu dengan versi diri lainnya yang melakukan crossing dari dunia paralel . Crossing adalah istilah yang diberikan saat seseorang melakukan perjalanan dari satu dunia ke dunia paralel lainnya

Howard yang merasa kebingungan dengan penjelasan yang sedikit mulai perlahan-lahan berupaya mencari tahu, ada kejadian apa sebenarnya yang menimpa dirinya dan mengubah realita hidupnya yang selama ini ia yakini. Disinilah penonton kemudian dibawa dalam alur cerita melalui sudut pandang kedua versi Howard.

Ternyata bukan hanya Howard saja yang melakukan crossing, pembunuhan yang terjadi di awal alur cerita film, ternyata dilakukan oleh seorang pembunuh bayaran bernama Baldwin dari dunia paralel. Ia memiliki daftar target orang-orang yang harus ia bunuh dan Emily (isteri Howard) yang diperankan oleh Olivia Williams, termasuk dalam daftar target tersebut.

Campur aduknya kejadian terkait crossing ini ternyata memiliki suatu latar belakang misteri yang besar. Dari sudut pandang Howard, perlahan namun pasti misteri ini terkuat sembari menyentuh  juga kehidupan pribadi masing-masing Howard di dunia paralelnya.

Sinematografi serial ini dikerjakan oleh team berjumlah 5 orang yaitu Luc Montpellier ,Martin Ruhe, Philipp Blaubach, Tobias Datum dan Hagen Bogdanski menghasilkan efek yang menarik dan nyata. Adegan paling menonjol adalah saat karakter Howard yang satu dengan versi lainnya berada di dalam satu ruangan, dan saling berinteraksi. Sinematografi tertata begitu rapi sehingga seperti aktor yang memerankan karakter tersebut benar-benar terdiri dari dua orang, dalam hal ini tentunya tak terlepas dari akting handal JK Simmons yang mampu menampilkan dua karakter yang berbeda kepribadiannya.

Pemilihan aktor JK Simmons memang sangat tepat untuk memerankan karakter Howard. Dapat dikatakan hampir semua penghargaan dari Academy Award, Golden Globe Awards, BAFTA Awards, Palm Springs International Film Festival dan banyak lagi berhasil dimenangkan oleh dirinya, dikarenakan kemampuannya memainkan karakter yang dipercayakan kepadanya. Aktingnya diawali pada  panggung teater hingga akhirnya masuk ke dalam dunia televisi hingga layar lebar.

Keterlibatannya pada serial ini dikarenakan saat ia membaca script yang diajukan, ia menyukai karakter Howard yang dinilainya memiliki jalan hidup yang menyedihkan hingga suatu saat kejadian unik pun menimpa dirinya, saat itu ia tidak menyangka sama sekali bahwa serial ini membahas mengenai dunia paralel hingga akhirnya menyadari ternyata ada tipe Howard yang satu lagi yang berbeda dengan yang lainnya. 

Ia pun seketika semakin menyukai ide ini dan merasa pasti akan sangat menyenangkan untuk memerankan dua karakter ini secara bersamaan.

Justin Marks sendiri terlihat amat senang sekali bermain dengan “easter egg” pada adegan-adegan yang ia buat. Sebagai contoh hal ini terlihat jelas saat penonton dibawa menyaksikan “crossing”, pada penayangan musim pertama episode ketiga. Dalam adegan “crossing” tersebut, terlihat banyak sekali penjelasan mengenai asal muasal terjadinya dunia paralel ini melalui gambar-gambar yang bermakna khusus.

Bagi yang ingin menyaksikan serial Counterpart dapat menonton secara streaming di bioskop exclusive Mola TV, sebuah platform hiburan yang menyajikan berbagai konten eksklusif dan menarik, terdiri dari Mola Movies, Mola Living , Mola Sports dan Mola Kids.

Paket langganan movie dari Mola TV tersedia mulai dari harga Rp12.500,-. Ada juga paket terbarunya yaitu paket Mola TV HBO GO senilai Rp65.000/bulan. Jangan lupa pula untuk melakukan registrasi untuk mendapatkan informasi  tayangan TV Series dan film menarik lainnya.

 

Baca Juga:  5 Alasan Drama Korea Law School Tak Boleh Dilewatkan

 




Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.