Cerita Kocak Hingga Teror Mistis Bersama Mbah Sujiwo Tejo dan Para Cast Mangkujiwo

1005

Setelah sukses dengan sequel Kuntilanak 1 (2018) dan Kuntilanak 2 (2019), rumah produksi MVP Pictures siap untuk memperkenalkan Mangkujiwo bagi para penggemar seri film Kuntilanak.

Nah di kesempatan kali ini, kru Cinemags mewawancarai para pemain Mangkujiwo bersama mbah Sujiwo Tejo, Mbak Karina Suwandi, Samuel Rizal, Asmara Abigail, dan Yasmina Jasem, penasaran seperti apa mistisnya kisah kru saat pembuatan film ini?. Mari kita simak yuk…

C: Sekarang kita sudah kedatangan cast dari Mangkujiwo nih, boleh kakak-kakak perkenalan dulu, berperan sebagai apa di film ini?

Karina: Saya perkenalkan pak Sujiwo Tejo

Sujiwo Tejo: Ya saya Sujiwo Tejo di Mangkujiwo ini berperan sebagai Karina….

Karina: Saya berperan sebagai Karmila…

Samuel: Saya Samuel Rizal berperan sebagai Pulung

Yasamin: Aku Yasamin Jasem berperan sebagai Uma

Asmara Abigail: Saya Asmara Abigail berperang sebagai Kanti

C: Aku mau tanya nih, Mangkujiwo ini film tentang apa sih

Yasamin: Mangkujiwo ceritanya tentang asal muasal kuntilanak

Sujiwo Tejo: Jadi di dunia ini kan asal muasal hanya dari satu yang sudah pasti, yaitu asal muasal getuk, asal muasalnya dari sebuah terong… nggak, itu asalnya dari ketela, tapi asal muasal kuntilanak kita gak tahu. Inilah kenapa ada film Mangkujiwo… yang getuk sudah pasti dari ketela…walaupun orang Kediri protes, karena menurut orang Kediri tuh getuk dari pisang makanya semua yang ada di dunia ini termasuk lahirnya Kuntilanak punya asal muasal. Tapi setelah nonton ini gak akan penasaran lagi

C: Jadi film Mangkujiwo nih berasal dari kisah nyatakah atau fiktif, atau based on true story?

Sujiwo Tejo: Apakah ini dari kisah nyata atau bukan…hmmm….gimana jawabnya ya… karena ada yang percaya ada yang enggak, tapi silahkan kalau tidak percaya pada kuntilanak,…jualan aja sate malem-malem…kalo gak percaya, silahkan jam 12 malem jualan sate gitu..

Samuel: Di pinggir pohon duduk aja, ada nggak, coba aja…..

C: Aku juga penasaran nih, kalau boleh tau ini syuting filmnya dimana?

Asmara Abigail: Di Jogyakarta dan sekitarnya, sempet juga syuting di Tamansari, di kompleks keraton, jadi menyenangkan syutingnya

Baca Juga:  Teaser Baru Wonder Woman 1984 Memperlihatkan Cheetah Sedang Beraksi

Sujiwo Tejo: Tapi yang paling menarik waktu di Kaliurang..hutannya kan horor semua gitu…kan kayak film horor.. ternyata para pemainnya takut semua sama hantu, jadi di Kaliurang itu Jenar bilang malem-malem ada penampakan, ini gimana ini…..pemain film horror takut sama hantu. Memang itu hotelnya agak-agak ya…. karena dekat kaki merapi

C: Buat mbah Sujiwo Tejo dan Mbak Karina, cara men-treat juniornya agar chemistry-nya dapet itu seperti apa

Karina: Kekeluargaan aja, itu sudah biasa

C: Mau tanya bagaimana rasanya mbak Asmara Abigail beradu akting dengan Sujiwo Tejo, istilahnya karakternya ini kuat banget gitu..

Asmara Abigail: Aku Takut… dari sebelum reading, aku udah takut ketemu Sujiwo Tejo tapi ternyata pas ketemu lawak orangnya

Sujiwo Tejo: Jadi pas ketemu dia itu…..ini toh yang mau jadi kuntilanak, setiap ngomong….. (mbah Sujiwo Tejo menirukan gaya menye-menye), ini bener mau jadi kuntilanak???

Asmara Abigail: Tapi kan kuntilanak emang suka ketawa

Sujiwo Tejo: Ya tapi kan kuntilanak ketawanya bukan kayak gitu, ketawanya mengerikan..

Sujiwo Tejo: Tapi saya waktu reading gak pernah ketemu satu orang ( menunjuk Karina) jadi bisa menilai gimana kualitasnya…

Samuel: Maklum om, satu tahun 10 film… maaf, jadi jadwal agak-agak……waktu sempit

Sujiwo Tejo: Tapi adegan dia sama Djenar di pantai….. itu jangan dilewatin, karena kuncinya disitu…

C: Ok, buat Yasamin, gimana tuh proses bermain bersama Sujiwo Tejo

Yasamin: Awalnya takut dong pastinya, karena sebelum ketemu orang-orang ngomong kalo romo Sujiwo Tejo itu unik fashion sense-nya kan, pake bunga gitu

Karina: Jadi maksudnya kamu bilang, ndoro ini romantis juga?

Yasamin: Iya, kalo di lokasi tapi kayak papa aku beneran

C: Aku mau tanya apa yang membuat kakak-kakak sekalian setuju mengambil peran ini, tertarik atau gimana…boleh dari mas Samuel dulu

Samuel: Ok.. mungkin di film-film sebelumnya, masyarakat sudah melekat dengan karakter gue sebelumnya, nah sinopsi Mangkujiwo ini.. gue seneng untuk keluar dari karakter yang ikonik itu. Jadi pas gue baca sinopsisnya..nah ini diluar karakter Semi dan diluar film-film gue sebelumnya nih, jadi sangat mau main sama guru Sujiwo……- bahasanya haus peran

Baca Juga:  5 Rekomendasi Tayangan Netflix dengan Nominasi Penghargaan Emmy Terbanyak

Karina: Kalo aku waktu itu dikontek MVP untuk bermain bersama Sujiwo Tejo dalam Mangkujiwo, dan karena ada permintaan juga dari netizen mengenai film Mangkujiwo ini, tapi saya juga bingung kira-kira ceritanya itu bagaimana gitu, akhirnya pas terima skrip…wow ini storytelling-nya luar biasa dan yang kedua adalah ensemble cast-nya. Jadi saya dengar yang main termasuk om Roy, Jenar, sudah pasti sulit menolak.

Asmara Abigail: Kalo aku seneng banget, karena kita memanusiakan Kuntilanak, jadi aku pro Kuntilanak

Yasmina: Karena aku karena kesempatan main di film horor pertama dan run-up cast-nya jadi pengalaman… lebih banyak belajar

Sujiwo Tejo: Tapi Asmara tadi belum lengkap… manusiawi gimana Kuntilanak, orang habis dirias, dia bukan Asmara lagi, udah jutek aja bawaannya…gak manusiawi…karena disiksa terus ceritanya

C: Kalo romo Sujiwo sendiri gimana

Sujiwo Tejo: Kalo aku karena spektrumnya luas, jadi kalo nanti orang liat aku perannya sadis dan romantik, dari kebapaan sampai sesadis-sadisnya, aku nggendong dia (Kanti) dengan kembang, wah berat banget dia ternyata…..

C: Denger-denger ada cast yang nyinden di film ini ya?

Asmara Abigail: Iya…..untuk kebutuhan scene

C: Khusus belajar nyinden buat film ini atau sebelumnya udah bisa nyinden?

Asmara Abigail: Belajar…, pas waktu reading sih bukan ada kelas khusus buat nyinden

C: Ada yang membuat persiapan khusus gak sebelum memainkan perannya?, misalnya belajar tari balet gitu atau gimana

Asmara Abigail: Mungkin kalau aku lebih ke reset tentang orang-orang yang berada di rumah sakit jiwa , orang-orang yang dipasung gitu, tapi sebatas nonton, cari tahu, ngobrol sama temen gitu

Yasmina: Kalau aku persiapannya disaranin untuk nonton film tahun 70-an terus aku wall climb indoor untuk salah satu scene yang banyak action-nya

Karina: Kalo aku persiapan lebih kepada karakter tokoh yang aku perankan seperti ini dan hidup di masa 70-an, mungkin lebih mempelajari gestur dan memahami karakter yang lain karena ada yang tidak ketemu tapi sebenernya terkoneksi, jadi ya mempelajari semua karakter juga

Baca Juga:  Hulu Rilis Teaser Anyar dari Serial Marvel’s Helstrom

Samuel: Sama kurang lebih sama mbak Karin tapi kita harus dari menghafal, mengerti dulu inti filmnya. Dari mengerti, nanti kita kupas lagi Pulung ini karakternya seperti apa, dia hidup di tahun berapa, dia ini ningrat dan sebagainya, itu di research lagi

Sujiwo Tejo: Aku pernah kerjasama sama sutradaranya waktu di film Kafir 1 dan 2, tapi aku gak mau jadi seperti itu lagi, aku pinginnya… ya itu tadi spektrumnya luas yang romantik dan terakhirnya sadis gitu… lalu sutradaranya jawab ok. Persiapannya gak gimana gimana…kita langsung pake imajinasi aja, misalnya sambil di mobil ngebayangin peran

C: Selama Syuting, ada pengalaman-pengalaman mistis gak?

Sujiwo Tejo: Di ruang pemasungan itu memang agak aneh, pokoknya nonton aja dan amati ruangan itu.

Samuel: Gw ga berani ngomong ..gw diem aja deh…

Karina: Inget-inget aja ruangan itu

C: Oke deh eksperimen baru apa yang bisa didapat dari penonton setelah nonton film ini?, mungkin yang belum pernah didapat dari film-film horor sebelumnya

Sujiwo Tejo: Pernah denger lagu tahun 70-an gak, kalo gak Titi Kadi, Astri Ivo, “hatiku hancur mengenal dikau, hancur berkeping-keping jadinya” (nyanyi), pernah denger lagu itu gak?….nah….. bagaimana kalau itu dibawakan dengan saxophone…

Jadi waktu dia dipasung….kan aku masuk, terus aku bilang gini…. “kamu ingin balas dendam?…kamu tahu nggak, sorga dan neraka gak usah di nanti-nanti, begitu kamu ingin balas dendam, kamu sudah  masuk neraka”…terus aku bilang..”itulah neraka bagi orang-orang yang belum pernah disakiti”. Tapi aku gak ngomong itu di film itu!…..ini gak ada di skrip, tapi sutradaranya ngomong ok!. Jadi dipake, jadi nanti kalo nonton dan ada suara seperti itu, berarti itu suara dari langit……..

C: Oke kita pamit dulu… terima kasih buat cast Mangkujiwo. Nah untuk teman-teman Cinemags pasti kalian penasaran kan gimana film ini. Kalian ikutin terus filmnya, dan juga kalian boleh mengikuti quiz di web www.kuismilioner.com dan itu persembahan dari Cinemags, nanti kalau kalian menang, kalian bisa dapet tiket gratis untuk nonton film ini.

 

 




Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.