Beberapa Fakta Tentang Joker yang Jarang Orang Tahu

1501

Dalam beberapa dekade, Villain Batman ini ditampilkan berbeda oleh masing-masing aktor yang pernah diberi kesempatan untuk memerankan sosoknya, setiap penulis komik juga memiliki versi berbeda mengenai sosok Joker. Karena potretnya yang beragam ini, banyak desas desus mengenai identitasnya yang misterius. Beberapa fans bahkan berteori bahwa Joker merupakan sisi lain identitas Batman alih-alih memang sekedar gila. Kalaupun memang sekedar gila, apakah yang melatar belakangi hidupnya?. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, mari menilik beberapa fakta yang kemungkinan belum terpikirkan dalam benak kalian

Nama Aslinya Tidak Diketahui

Sebelum Todd Haynes menemukan nama Arthur Fleck untuk Joker versinya, nama Joker tidak pernah betul-betul diketahui. Yang lebih membingungkan lagi, Joker dipanggil dengan berbagai macam nama berbeda. Diantaranya Jack, Oberon Sexton, atau Joe Kerr. Di film Batman yang rilis tahun 1989, ia dipanggil dengan nama Jack Napier.

Asal Muasalnya Misterius

Satu-satunya komik yang mengisahkan muasal Joker adalah The Killing Joke ciptaan Alan Moore. Di komik itu, Joker digambarkan sebagai suami dari seorang wanita yang tengah mengandung. Demi menopang hidup istri dan bayinya, ia menolong para perampok supaya dapat menerobos ke pabrik tempatnya dulu bekerja. Namun aksi kriminal mereka digagalkan Batman yang menyebabkan Joker jatuh ke dalam cairan kimia. Di komik yang sama pula, Joker mengatakan bahwa memorinya tidak beres, ia membayangkan masa lalu yang berbeda-beda. Di kisah lainnya, ia digambarkan sebagai pria tanpa istri, atau kepala grup anarkis bernama Red Hood Gang, sedangkan dalam Dark Knight, Joker menceritakan kisah berbeda mengenai bekas luka yang dimilikinya.

Joker Tidak Ambil Pusing Ingin Mengetahui Identitas Batman

Banyak dari pelaku kriminal di Gotham City ingin mengetahui identitas dibalik topeng Batman. Alasannya bisa karena sekedar penasaran, atau lebih mudah dilacak dan dibunuh dengan cara itu. Bane bahkan mengatakan bahwa sekalinya Anda mengetahui siapa Batman, maka ia akan lebih mudah diserang di rumahnya. Namun beda halnya dengan Joker yang notabene musuh utama Batman, padahal di beberapa kesempatan ia dapat dengan mudah mengungkap identitas musuhnya. Saat seorang villain hendak membuka topeng Batman, Joker malah kecewa, mengatakan bahwa itu akan sangat mudah ditebak.

Baca Juga:  Emma Watson Menggantikan Emma Stone dalam Proyek Little Women

Orang Baik

Orang-orang mengenal Joker sebagai psikopat amoral yang membunuh ratusan orang, menyiksa anak-anak, melakukan teror, dan menjalankan semuanya dengan fun tanpa beban. Nah, komik JLA karya Grant Morrison mengisahkan sesuatu yang mengejutkan mengenai Joker. Dikisahkan bahwa Martian Manhunter menteleportasi setiap orang orang yang dianggap sebagai jiwa-jiwa terjahat dan rusak. Kemudian Manhunter menemukan apa yang ia sebut secercah cahaya dalam pikiran Joker tengah mencari suatu penebusan, namun tentu saja Batman tidak mempercayai itu.

Menguliti Wajahnya Sendiri

Apa yang dilakukan Joker, kebanyakan tidak masuk akal dan dramatis. Salah satunya saat ia mengadakan pertemuan dengan Dollmaker dan bersepakat supaya Dollmaker menguliti Wajah sang badut. Menurut Dollmaker, ini merupakan simbol ‘mutual rebirth’ mereka. Namun Gotham Police Departement menemukan wajah Joker  yang tergantung di tembok dan menyimpannya. Tanpa alasan jelas, Joker  ingin mengambil kembali wajahnya yang kemudian ia pakai dan lepaskan untuk menakuti orang-orang.

Berkali-kali Mati dan Bangkit Lagi

Kematian cenderung lumrah dalam komik. Batman dan Superman pernah kembali dari kematian, Bucky Barnes bangkit sebagai Winter Soldier, dan sebagainya. Namun, kasus mati-bangkit Joker begitu mengesankan.

Ia pernah menusuk dirinya sendiri hingga tewas, namun entah bagaimana selamat dari lukanya yang fatal. Ia pernah dibiarkan tak sadarkan diri di gedung-gedung yang terbakar, terlempar ke tengah lautan, terlempar dari kereta, dan seterusnya, lalu muncul hidup-hidup dan selamat menuju petualangan selanjutnya. Ia pernah membiarkan dirinya dieksekusi melalui kursi listrik sehingga penjahatnya bisa menghidupkannya kembali dan alhasil melengang bebas. Di komik selanjutnya, Joker ditembak mati Talia Al Ghul dan dihidupkan kembali melalui Lazarus Pit oleh Batman. Nightwing pernah mengalahkan Joker hingga mati, tetapi Huntress menghidupkannya kembali. Joker pernah meninggal di sebuah gua, hanya untuk muncul hidup-hidup beberapa bulan kemudian.

Baca Juga:  Warner Bros. Memberi Lampu Hijau untuk Proyek Film Joker Versi Joaquin Phoenix

 

 

 

 




Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.